Purbalingga - Di tengah duka bencana banjir bandang yang melanda kawasan kaki Gunung Slamet—khususnya Desa Kutabawa, Desa Serang, dan Desa Sangkanayu—PKRT Kabupaten Purbalingga menghadirkan sebuah gerakan sederhana namun penuh makna: GALIBU PKRT (Gerakan Lima Ribu PKRT).
GALIBU PKRT lahir dari keyakinan bahwa kekuatan besar tidak selalu berasal dari angka yang besar, melainkan dari kebersamaan dan keserentakan langkah. Dengan semangat gotong royong, lebih dari 5.129 Ketua RT diajak berpartisipasi melalui donasi minimal lima ribu rupiah. Nilai yang ringan bagi individu, namun menjadi kekuatan nyata ketika digerakkan bersama.
Program ini bukan sekadar penggalangan dana, melainkan gerakan kemanusiaan kolektif yang menghidupkan peran Ketua RT sebagai pemimpin sosial di akar rumput. Ketua RT tidak hanya menjadi penerima kebijakan, tetapi tampil sebagai penggerak kepedulian, penghubung solidaritas warga, dan penopang harapan bagi sesama yang sedang tertimpa musibah.
Lebih dari itu, GALIBU PKRT berlandaskan nilai moral dan spiritual. Sebagaimana firman Allah SWT bahwa setiap harta yang diinfakkan akan diganti dengan sebaik-baik rezeki, dan sabda Nabi Muhammad SAW bahwa memudahkan orang yang kesulitan akan dimudahkan pula urusannya di dunia dan akhirat. Dengan demikian, GALIBU PKRT menjadi wujud sedekah berjamaah yang terorganisir, bernilai ibadah, dan berdampak sosial.
Secara kelembagaan, GALIBU PKRT juga menjadi bukti bahwa PKRT adalah organisasi yang hidup dan bekerja. Seluruh struktur—desa/kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten—bergerak serempak dalam mekanisme yang transparan dan akuntabel. Inilah cermin organisasi yang tidak berhenti pada wacana, tetapi hadir nyata di tengah masyarakat.
Bagi para korban bencana, bantuan yang disalurkan melalui GALIBU PKRT bukan hanya tentang logistik dan kebutuhan dasar. Ia membawa pesan yang lebih dalam: bahwa mereka tidak sendiri, bahwa ada ribuan tangan yang terulur, dan ada kepedulian yang menyertai langkah pemulihan mereka.
Di tahun 2026 yang telah ditetapkan sebagai masa transisi transformasi PKRT, GALIBU PKRT menjadi pijakan awal yang penting. Gerakan ini menegaskan bahwa transformasi organisasi dimulai dari aksi nyata—sederhana, terukur, namun bermakna besar.
GALIBU PKRT membuktikan bahwa dari lima ribu rupiah, dapat lahir solidaritas; dari kebersamaan, tumbuh kekuatan; dan dari kepedulian, terbit harapan bagi kemanusiaan. (BR)


Posting Komentar