Articles by "Media"


Rukun Tetangga atau RT memegang peran penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai lembaga pemerintahan terendah, RT bertugas menjaga keamanan, ketertiban, serta mengurus administrasi kependudukan di lingkungan masyarakat. Lantas berapakah besaran gaji Ketua RT di masing-masing daerah? Sebelumnya kita akan bahas terlebih dahulu, Apa saja tugas dan kewajiban posisi ketua RT.


 PURBALINGGA – Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengukuhkan Ketua dan Pengurus Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PKRT) Kabupaten Purbalingga Masa Bhakti 2024 – 2029, Minggu (2/6/2024) di Pendopo Dipokusumo. Usai pengukuhan ini, Bupati Tiwi meminta kepada dinas terkait untuk mengagendakan peningkatan kapasitas guna peningkatan layanan para Ketua RT agar lebih baik.

“Nantinya perlu dilakukan peningkatan kapasitas dengan narasumber-narasumber yang ada di Kabupaten Purbalingga, ada dari Dinpermasdes, kemudian nanti ada Tenaga Ahli Hukum Pemkab Purbalingga, sehingga nanti bapak/ibu Ketua RT akan semakin paham tupoksinya, posisinya dalam pemerintahan dan apa yang perlu dilakukan dalam melayani masyarakat,” kata Bupati Tiwi.

Melalui peningkatan kapasitas ini pula seluruh Ketua RT di Purbalingga memiliki pemahaman yang sama. Peningkatan kapasitas bagi para Ketua RT ini akan dilaksanakan bersamaan dengan Pengukuhan Pengurus PKRT di tiap kecamatan.

“Nanti juga disinkronkan dengan program Kesbangpol terkait dengan persiapan Pilkada yang akan dilaksanakan di Tanggal 27 November 2024. Sehingga nantinya bapak/ibu RT bisa memberikan sosialisasi kepada warganya bahwa sebentar lagi akan diselenggarakan Pilkada agar mereka menggunakan hak pilihnya,” katanya.

Kepada para Pengurus PKRT terkukuh, Bupati berpesan agar organisasi yang mewadahi 5125 Ketua RT di Purbalingga ini bisa sinergis dengan pemerintah desanya masing-masing. Tugas mereka adalah membantu Kepala Desa mengayomi menjaga keamanan dan ketentraman masyarakat.

Selain itu, PKRT juga perlu sinergis dengan Pemkab Purbalingga, membantu program-program Pemkab Purbalingga, sehingga apa yang jadi aspirasinya akan diperjuangkan.

“Seperti yang sudah dilakukan, Ketua RT ini diberdayakan jadi kepanjangan tangan Dinsos dalam verifikasi dan validasi data kemiskinan. Kami pun memberikan honor karena nyatanya keberadaan PKRT ini bermanfaat,” katanya.

Bupati mengungkapkan, selain dukungan Dana Desa, Pemkab Purbalingga juga turut memberikan tambahan honor bagi para Ketua RT di Purbalingga. Ia memperkirakan tambahan honor ini mencapai Rp 3,7 miliar per tahun.

Ketua PKRT Kabupaten Purbalingga, Parimin berharap pengukuhan pengurus ini menjadi momentum bangkitnya peran Ketua RT di Purbalingga. Ia mengakui, semenjak didirikannya paguyuban di antara para Ketua RT ini, eksistensinya semakin terlihat, bahkan terjalin koneksi dengan pemerintah mulai di tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten.

“Mudah-mudahan PKRT kali ini lebih solid, bisa lebih semangat dengan dukungan penuh dari Ibu Bupati,” katanya.


Sumber :

https://www.butiwi.com/pengurus-pkrt-periode-2024-2029-dikukuhkan-bupati-tiwi-agendakan-peningkatan-kapasitas/

KBRN, Purbalingga : Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PKRT) Kabupaten Purbalingga menggelar Musyawarah Daerah (Musda) 1, Minggu (21/4/2024). Pada pembukaan Musda ini, Bupati titip pesan agar siapapun ketua yang terpilih nanti bisa membawa PKRT sebagai organisasi yang terus memberi manfaat bagi masyarakat.


"Siapapun yang terpilih saya harap mampu membawa PKRT lebih solid, kompak dan keberadaan PKRT yang sudah berjalan bisa memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat," kata Bupati dalam acara yang diselenggarakan di Graha Andrawina Owabong, Kecamatan Bojongsari.

Bupati mengucapkan terima kasih atas peran serta para PKRT dalam kontribusinya membantu pemerintah. Salah satunya membantu verifikasi pendataan kemiskinan. Selain itu keberadaanya juga mempermudah Badan Pusat Statistik (BPS) dalam melakukan berbagai sensus.

Bupati juga mengapresiasi, berkat peran Ketua RT, program Universal Health Coverage (UHC) Pemkab Purbalingga dalam penjaminan kesehatan sudah tersosialisasi ke masyarakat dengan baik. Melalui capaian UHC masyarakat tidak mampu akan mendapatkan perawatan gratis di RSUD sekalipun belum memiliki BPJS Kesehatan.

Mengingat strategisnya peran PKRT, Bupati rencananya akan memberi honor tambahan bagi para Ketua RT. Sehingga disamping mereka dapat honor dari pemerintah desa masing-masing, mereka juga dapat tambahan honor yang pembayarannya juga dititipkan melalui pemerintah desa.

Ketua PKRT Kabupaten Purbalingga, Sukamto mengungkapkan salah satu agenda Musda kali ini adalah pemilihan kepemimpinan. Menurutnya pergantian pemimpin dan pengurus dalam sebuah organisasi adalah adalah hal biasa.

"Mohon untuk jangan didramatisir. Tugas dari ketua PKRT adalah untuk mengerakan agar para ketua RT tetap guyub, karena Ketua RT memiliki tugas memelihara ketertiban dan keamanan masyarakat," katanya. 
​

Sumber :

https://www.rri.co.id/daerah/646210/bupati-purbalingga-wacanakan-kenaikan-honor-ketua-rt

PURBALINGGA – Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PKRT) Kabupaten Purbalingga menggelar Musyawarah Daerah (Musda) 1, Minggu (21/4/2024). Pada pembukaan Musda ini, Bupati titip pesan agar siapapun ketua yang terpilih nanti bisa membawa PKRT sebagai organisasi yang terus memberi manfaat bagi masyarakat. “Siapapun yang terpilih saya harap mampu membawa PKRT lebih solid, kompak dan keberadaan PKRT yang sudah berjalan bisa memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat,” kata Bupati dalam acara yang diselenggarakan di Graha Andrawina Owabong, Kecamatan Boj ongsari. Bupati mengucapkan terima kasih atas peran serta para PKRT dalam kontribusinya membantu pemerintah. Salah satunya membantu verifikasi pendataan kemiskinan. Selain itu keberadaanya juga mempermudah Badan Pusat Statistik (BPS) dalam melakukan berbagai sensus. Bupati juga mengapresiasi, berkat peran Ketua RT, program Universal Health Coverage (UHC) Pemkab Purbalingga dalam penjaminan kesehatan sudah tersosialisasi ke masyarakat dengan baik. Melalui capaian UHC masyarakat tidak mampu akan mendapatkan perawatan gratis di RSUD sekalipun belum memiliki BPJS Kesehatan. “Ketua RT telah membantu memberi pemahaman bahwa masyarakat tidak mampu, tidak perlu lagi takut berobat ke RSUD baik karena takut biaya mahal atau tak memiliki BPJS,” katanya. Mengingat strategisnya peran PKRT, Bupati rencananya akan memberi honor tambahan bagi para Ketua RT. Sehingga disamping mereka dapat honor dari pemerintah desa masing-masing, mereka juga dapat tambahan honor yang pembayarannya juga dititipkan melalui pemerintah desa.

“Dalam kepengurusan yang baru nanti, kami juga akan kembali mengucurkan dana hibah untuk PKRT. Dengan harapan keberadaan organisasinya dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. PKRT harus jadi penggerak masyarakat untuk mendukung program kerja pemerintah dari desa hingga kabupaten,” katanya. Ketua PKRT Kabupaten Purbalingga, Sukamto mengungkapkan salah satu agenda Musda kali ini adalah pemilihan kepemimpinan. Menurutnya pergantian pemimpin dan pengurus dalam sebuah organisasi adalah adalah hal biasa. “Mohon untuk jangan didramatisir. Tugas dari ketua PKRT adalah untuk mengerakan agar para ketua RT tetap guyub, karena Ketua RT memiliki tugas memelihara ketertiban dan keamanan masyarakat,” katanya. Ketua Panitia Musda 1 PKRT, Imam Yulianto mengungkapkan musda kali ini ada 3 agenda, yakni mendengarkan laporan kegiatan periode kepengurusan sebelumnya, pembahasan penyempurnaan AD ART didampingi ahli hukum dan pemilihan ketua. “Musda menjadi jadi satu titik untuk bagaiamana agar PKRT harus lanjut, harus besar dan harus bersinergi dengan pemerintah,” katanya. (Gn/Prokompim) 
Sumber : 
https://www.purbalinggakab.go.id/info/musda-pkrt-bupati-titip-ketua-rt-prioritaskan-manfaat-bagi-masyarakat/

 

PURBALINGGA – Bupati Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) mengumpulkan Pengurus Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PKRT) Kabupaten Purbalingga. Mereka dihadirkan untuk mengikuti acara Peningkatan Kapasitas yang diselenggarakan di Pendapa Dipokusumo Pemkab Purbalingga, Kamis (15/12/2022).

“Di Kabupaten Purbalingga terdapat 5123 RT. Hari ini hadir sekitar 400 orang ketua dan pengurus RT. Ini menjadi ajang silaturahmi untuk bersinergi. Karena Ketua dan pengurus RT memiliki peran dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah kabupaten. Perlu dicatat juga bahwa baru di Kabupaten Purbalingga yang memiliki organisasi PKRT,” kata Bupati Tiwi dalam sambutannya.

Disampaikan, PKRT memiliki peran yang strategis di masyarakat untuk bekerja sama dengan Pemkab dan lembaga lainnya. Terutama untuk mengimplementasikan kebijakan pemerintah dan lembaga lainnya.

“Salah satu yang pernah dilakukan adalah kerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melakukan pendataan penduduk,’ terangnya.

Bupati menyampaikan pengurus RT dihadirkan untuk mendapatkan pelatihan dari sejumlah institusi, mulai dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinpermasdes), Dinas Sosial dan juga dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Pelatihan yang diberikan salah satunya adalah mengenai bagaimana pengolahan sampah.

“ Pasalnya Kabupaten Purbalingga saat ini mengalami darurat sampah,” kata bupati.

Ketua PKRT Purbalingga Sukamto dalam kesempatan yang sama menyampaikan ketua RT di kabupaten Purbalingga siap bersinergi untuk mendukung dan mengimplementasikan program pemerintah. Menurutnya keberadaan ketua dan pengurus RT menjadi pelaksana di paling bawah terkait implementasi program pemerintah.

“ Kami siap menjalankan peran tersebut,” imbuhnya.


Sumber :

https://www.butiwi.com/kumpulkan-pengurus-paguyuban-ketua-rt-ini-pesan-bupati-bupati-purbalingga/

 

Warga Desa Mipiran kecamatan Padamara Kabupaten Purbalingga jawa Tengah memperingati Maulid Nabi Muhamad Saw 1444 dilapangan Desa Mipiran hari sabtu 1 oktober 2022.

Dalam Maulid Nabi Muhamad SWT tersebut Tampak hadir puskopimcam kecamatan padamara, kapolsek padamara serta jajarannya, Kaposramil padamara serta jajarannya, perangkat desa Mipiran, tokoh agama, tokoh masyarakat Desa Mipiran juga karang taruna Ds Mipiran.

Meski hujan sempat menguyur sore harinya, tidak menguranggi Antusias Warga untuk melaksanakan peringatan Maulud Nabi Muhamad SAW.

Terpantau sejak sore hari warga berduyun duyun datang ke lapangan Desa pusat lokasi pelaksanaan Maulid Nabi Muhamad SAW. Bukan kali pertama kemeriahan pelaksanaan maulid nabi Muhamad SAW di desa Mipiran ini hampir setiap tahun diadakan secara meriah.

Dalam sambutannya, bupati purbalingga yang di wakilkan Sumarno kasi Kesra mengatakan pada umumnya pemerintah daerah Sangat mengapresiasi pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhamad SWT oleh warga Desa Mipiran.

Ia berharap ada hikmah yang bisa dipetik didalamnya dan bisa meningkatkan ketakwaan dan keimanan kita kepada Alloh swt dan Rosulnya Muhamad Swt.

Rangkaian acara Maulid Nabi Muhamad SAW di desa mipiran dibuka dengan bacaan Bismilah selanjutnya menyanyikan lagu Indonesia Raya selanjutnya ditutup dengan doa

Peringatan Maulid Nabi Muhamad Saw menghadirkan Mubalig KH. Dawamul Mu’arif dari Pemalang dan Habib Abdul Kadir Bin Zen Ba’bud dari Tanjung Muli karang moncol purbalingga jawa tengah.

“Alhamdulilah kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhamad SWT berjalan dengan lancar, terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu baik dalam bentuk moril maupun Materiel sehingga kegiatan Memperingati lahirnya Nabi Muhamad SWT bisa berlangsung kondusif dan penuh hikmah”, pungkas Ahmad Sodikin Ketua Panitia Peringatan Maulid Nabi Muhamad SWT 1444 H saat ditemui awak media disela sela acara tersebut.

Sumber :

https://mitrapolri.com/paguyuban-ketua-rt-pkrt-desa-mipiran-peringati-maulid-nabu-muhamad-saw-1444-h/

 

Purbalingga-Dr. Abdul Kholik, S.H., M.Si., Anggota DPD RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah melakukan sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PKRT) Kabupaten Purbalingga pada Rabu (1/6).

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara tatap muka di Hotel Owabong Purbalingga dengan protokol kesehatan yang ketat.

Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh Camat Bojongsari, Titis Panjer Rahino, Dewan Pembina PKRT Kabupaten Purbalingga, Siswo A. Hidayat dan Ketua PKRT Kabupaten Purbalingga, Sukamto serta mayoritas anggota PKRT Kabupaten Purbalingga.

Abdul Kholik menyatakan Empat Pilar MPR RI penting disosialisasikan kepada PKRT Kabupaten Purbalingga sekaligus untuk dapat menggali berbagai permasalahan masyarakat, khususnya di Kabupaten Purbalingga yang tentu saja dapat dirasakan langsung oleh para Ketua RT. Permasalahan yang nyata antara lain terkait kemiskinan, Kesehatan dan lain sebagainya.

Abdul Kholik menuturkan problem kemiskinan, kesehatan dan lain sebagainya tentu haruslah berbasis data. Sehingga dapat segera ditindaklanjuti kepada pemerintah, baik daerah maupun pusat.

“Ketua RT sebagai garda terdepan sangat penting perannya di masyarakat dan harus mendapatkan perhatian penuh oleh pemerintah. Maka DPD RI yang berperan sebagai penyambung aspirasi daerah ke pusat dapat mendorong pemerintah untuk memberikan support berupa bantuan atau hibah,” tegasnya.

Camat Bojongsari dalam sambutannya merasa bangga dapat diundang dan dapat menyampaikan aspirasi masyarakat secara langsung kepada wakilnya di DPD RI, mengingat fakta masalah di lapangan sangatlah kompleks dan butuh bantuan untuk dapat menyelesaikannya.

Pembina dan Ketua Kabupaten PKRT sangat menyambut baik upaya Abdul Kholik untuk mendorong pemerintah memberikan hibah kepada PKRT.

Senator asal Cilacap menyebut bahwa administrasi yang diperlukan oleh PKRT salah satunya adalah badan hukum, apakah berupa yayasan atau bentuk yang lain.

“Agar dapat masuk dalam mekanisme penerima bantuan atau hibah dan dapat bersinergi dengan pemerintah daerah atau bahkan pemerintah pusat dalam menyelesaikan berbagai permasalah di masyarakat,” pungkas Abdul Kholik. (Red-AM)

Sumber :

https://karysmafm.com/seputar-jawa-tengah/gelar-sosialisasi-empat-pilar-mpr-ri-bagi-pkrt-kabupaten-purbalingga-ini-pesan-abdul-kholik

 

Lensa Purbaingga - Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) memberi masukan agar Paguyuban Ketua RT (PKRT) yang ada di Kabupaten Purbalingga dapat ikut terlibat dalam Long Form (LF) Sensus Penduduk 2020.

Pasalnya, para Ketua RT yang telibat terbukti efektif dalam menggerakkan Sensus Penduduk online pada 2020.

Masukan ini petugas pendata benar-benar menguasai lapangan, sehingga tidak salah dalam melakukan pendataan.

"Kita mendapatkan penghargaan waktu itu juga karena PKRT berperan aktif menggerakkan warga saat sensus penduduk online dua tahun lalu," kata Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi saat menerima audiensi sosialisasi Long Form Sensus Penduduk Lanjutan 2020 dari Badan Pusat Statistik (BPS) Purbalingga di ruang rapat Bupati, Rabu 11 Mei 2022.

Selain itu, Bupati memberikan saran kepada BPS Purbalingga untuk melakukan koordinasi dengan pimpinan wilayah seperti Camat dan Kades.

Karena, hasil LF ini sangat strategis bagi kepentingan Kabupaten Purbalingga dalam menentukan arah kebijakan.

Data yang valid, akurat serta presisi akan sangat menentukan keberhasilan Kabupaten Purbalingga dalam merencanakan program dan kegiatan

"Petugas lapangan kami minta untuk bekerja secara presisi dan komprehensif sehingga data yang tersaji bisa kami gunakan untuk membuat  kebijakan yang tepat sasaran," kata

Kepala BPS Purbalingga, Zulfikar Rizky dalam paparannya menyebutkan kegiatan tersebut bertujuan memotret kondisi demografi mutakhir.

217 orang petugas akan melaksanakan sensus di 750 blok yang telah ditetapkan dan akan dijadikan konklusi populasi.

Sensus yang dilaksanakan pada Mei-Juni 2022 tersebut melalui tahap pemutakhiran data rumah tangga pada 15-31 Mei dan pencacahan 12.000 rumah tangga pada 1-30 Juni 2022.

"Kami telah melakukan pelatihan tahap 1 pada 7 Mei. Dan kali ini sedang pelatihan tahap 2," pungkasnya.

Sumber :
https://lensapurbalingga.pikiran-rakyat.com/info-purbalingga/pr-214456007/bupati-tiwi-minta-pkrt-dapat-ikut-terlibat-sensus-penduduk-lanjutan-2020-di-purbalingga

Minggu, 3 April 2022Pemerintah Desa melaksanakan refreshing Paguyuban Ketua Rukun Tangga (PKRT) Desa Toyareka. Pemilihan Ketua PKRT periode 2022-2027 diikuti oleh 23 Ketua RT dari 29 RT se Desa Toyareka. Kandidat Ketua PKRT Desa Toyareka diambil dari tiap dusun, Bpk. Saein Rahardjo terpilihnya menjadi ketua PKRT Desa Toyareka periode 2022-2027 menggantikan Bpk. Sutrisno Ketua PKRT yg lama.
 

Sumber :
https://toyareka.desa.id/refreshing-paguyuban-ketua-rukun-tangga-pkrt/

 

PURBALINGGA – Para Ketua Rukun Tetangga (RT) yang tergabung dalam Paguyuban Ketua RT (PKRT) di Kabupaten Purbalingga diminta untuk mengetahui apa saja ‘PR’ atau permasalahan yang dihadapi pemerintah, baik tingkat desa maupun kabupaten. Hal itu dikemukakan oleh Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, S.E., BE.con, M.M. saat memberi sambutan acara Rapat Umum PKRT, Minggu (23/1) di Aula Kantor Kecamatan Purbalingga.

“Sebagai Ketua RT panjenengan semua juga harus paham apa sih permasalahan kita di desa dan kabupaten. Sudah hampir 2 tahun pandemi Covid melanda telah membawa dampak, angka kemiskinan di seluruh kabupaten meningkat demikian pengangguran, Ini yang jadi PR yang harus diselesaikan, tidak hanya oleh pemda tapi dengan kebersamaan seluruh elemen masyarakat termasuk Ketua RT,” kata Bupati.

Ia menambahkan pandemi Covid-19 telah menimbulkan banyak PR. Banyaknya program bantuan digelontorkan baik dari pemerintah pusat hingga desa, kerap ditemui data yang tidak tepat sasaran. Bupati PKRT ikut berperan dalam hal pendataan.

“Saya yakin bahwa yang paling ngerti dan paham di suatu wilayah siapa yang perlu dibantu dan yang tidak perlu diberi bantuan adalah Ketua RT. Segala sesuatu program pemerintah bisa efektif jika program tepat sasaran, ini hulunya dari pendataan,” ungkap Bupati.

Bupati Tiwi menegaskan, di pemerintahannya ini punya komitmen memperbaiki data khususnya data kemiskinan. Karena ini menjadi dasar pengalokasian bantuan-bantuan. Ia minta pendataan untuk bisa dikawal, jika datanya valid maka bisa jadi acuan penyelesaian permasalahan yang lain.Ketua PKRT Purbalingga, Sukamto mengungkapkan kali ini PKRT akan melaksanakan rapat umum pengurus. Yakni musyawarah bersama untuk menentukan arah program-program di tahun 2022 – 2023.

“Pertama, yang akan kami bahas adalah mengenai status PKRT untuk bisa diusahakan berbadan hukum sebagai organisasi atau yayasan. Kami juga akan melengkapi segala sesuatunya termasuk AD ART,” katanya.


Pada program kerja PKRT kali ini, pihaknya juga menggagas untuk terbentuknya Koperasi PKRT. Modal awalnya berasal dari honor PKRT yang disisihkan ke dalam iuran anggota.

“Mudah-mudahan nanti di tahun 2022 kita tidak hanya mendapatkan honor tapi juga hibah dari pemerintah Kabupaten Purbalingga,” katanya.(Gn/Humas)


Sumber :

https://www.purbalinggakab.go.id/info/ketua-rt-harus-paham-pr-di-tingkat-desa-dan-kabupaten/

 

PURBALINGGA - Bersamaan dengan kunjungan dari Tim Wasev Mabes TNI terkait program TMMD Reguler ke-110 Kodim 0702/Purbalingga, Perkumpulan Ketua Rukun Tetangga (PKRT) Kabupaten Purbalingga ikut hadir menyerahkan bantuan donasi di lokasi TMMD di Desa Tumanggal Kecamatan Pengadegan.

Ketua PKRT Kecamatan Pengadegan Warsito (68) mewakili untuk memberikan donasi secara simbolis. Ia mengatakan, kedatangannya selain mendukung program TMMD juga memberikan bantuan donasi kepada warga penyintas tanah bergerak yang tinggal di Huntara yang kebetulan letaknya tepat berada di titik nol pembangunan jalan baru TMMD, (18/3/2021).

"Secara simbolis kami serahkan donasi untuk penyintas tanah bergerak yang tinggal di Huntara ini, " tuturnya.

Di tempat yang sama Ketua BPD Tumanggal Sahri mengucapkan terima kasih atas donasi yang diberikan harapannya bisa meringkankan beban penyintas tanah bergerak yang terjadi di bulan Desember lalu.

"Terima kasih atas bantuan donasi ini, semoga bisa membantu meringankan beban warga penyintas tanah bergerak, " ucapnya.

Sumber :

https://jateng.indonesiasatu.co.id/pkrt-kabupaten-purbalingga-serahkan-donasi-di-lokasi-tmmd-desa-tumanggal

 


PURBALINGGA - Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi bakal meningkatkan insentif untuk para ketua Rukun Tetangga (RT) di Kabupaten Purbalingga. Hal itu, dilakukan karena Ketua RT merupakan ujung tombak dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga di tingkat wilayah. Hal itu diungkapkan oleh Bupati dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Purbalingga, yang digelar baru-baru ini. https://radarbanyumas.co.id/rencana-kartu-prakerja-purbalingga-dinnaker-mulai-kroscek-data-agar-tak-tumpang-tindih-butuh-regulasi-minimal-perbup/ "Nantinya, kami akan meningkatkan insentif untuk para Ketua RT. Sebab, keberadan para Ketua RT ini sangat penting di tingkat wilayah," kata ibu dari dua orang anak ini. Namun, dia belum menyebutkan berapa kenaikan insentif untuk para Ketua RT tersebut. Dia hanya menjanjikan, hal itu akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. https://radarbanyumas.co.id/pikun-nenek-asal-padamara-tersesat-di-rumah-sakit/ Sebab kebijakan tersebut merupakan salah satu program unnggulanya bersama dengan Wakil Bupati Purbalingga Sudono, lima tahun ke depan. Selain itu, dia juga mengungkapkan, ke depan Ketua RT akan dilibatkan dalam pendataan untuk program-program sosial. Sebab, menurutnya Ketua RT jauh lebih mengerti data atau kondisi di wilayahnya. "Hal ini, dilakukan agar tak ada lagi kesalahan data yang dihimpun," lanjutnya. Diketahui, Bantuan dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten seringkali tidak tepat sasaran. Sehingga, peran para ketua RT sangat penting, untuk melakukan verifikasi pendataan yang akurat dan sesuai di lapangan. Sehingga, pemberian program bantuan akan lebih tepat sasaran. Sampai saat ini, masalah data masih menjadi masalah yang mendasar. Jadi data yang diterima dan bantuan yang diterima, dari pusat maupun provinsi, itu biasanya datanya sudah ada dari pusat. Keberhasilan pendataan di Purbalingga tidak terlepas dari peran para ketua RT. Di Kabupaten Purbalinggaa ada 5.176 RT. Sehingga, total Ketua RT yang ada di Kabupaten Purbalingga juga sejumlah tersebut. Seluruh Ketua RT tersebut, sudah tergabung dalam Paguyuna Ketua RT (PKRT).

Sumber :

https://radarbanyumas.disway.id/read/24147/bupati-purbalingga-janjikan-insentif-ketua-rt-naik-total-ada-5176-ketua-rt

 

PURBALINGGA – Ketua Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PKRT) Se-Kabupaten Purbalingga Sukanto minta para ketua RT agar mengubah paradigma lama, yakni paradigma yang menyebutkan “menjadi ketua RT merupakan musibah”, diubah “menjadi Ketua RT itu Berkah”. Hal ini diungkapkan Sukanto saat pengukuhan pengurus PKRT Se wilayah Kecamatan Pengadegan yang berlangsung di obyek wisata Sari Land desa Tumanggal, Minggu (16/2).

“Saya sempat menanyakan kepada beberapa ketua RT yang dikukuhkan hari ini, apakah menjadi ketua RT apes apa begja, dijawab apes. Apakah menjadi ketua RT musibah atau berkah, mereka menjawab musibah. Hari ini Minggu 16 Pebruari 2020, mari kita ubah bersama yang apes menjadi begja, yang musibah menjadi berkah, demi Kabupaten Purbalingga kedepan,” tegas Sukanto.

Dijelaskan Sukanto, PKRT merupakan sarana penyalur aspirasi para ketua RT, disamping untuk menjaring hubungan silaturahmi. PKRT harus mendapatkan ijin secara legal formal dan saat ini sudah mengantongi badan hukum. “Setelah panjenengan-panjenengan semua dikukuhkan, yang pertama kami menghimbau agar panjenengan semua harus loyal terhadap pemerintah, baik pemerintah desa, kecamatan, kabupaten sampai ke pemerintah pusat,” pintanya.

Pengurus PKRT Kecamatan Pengadegan dan Pengurus PKRT Desa se Kecamatan Pengadegan dikukuhkan berdasarkan Surat Keputusan PKRT Kabupaten No. 02/SK/PKRT/II/2020, tentang Pengangkatan dan Pengesahan Pengurus  PKRT tingkat desa di Kecamatan Pengadegan periode Tahun 2020-2024. Ketua PKRT Desa Bedagas Agus Saptono, PKRT Desa Tetel ketua Edi Susanto, Karangjoho Basuki, Tegalpingen Tugiyanto, Larangan Hakim, Pasungingan Karyono HW., Tumanggal Sukarso, Panunggalan Muhamad Bilal, dan DEsa Pengadegan Ketua PKRT desa diketuai Jarkoni.

Sementara Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE B Econ MM saat memberikan sambutan mengatakan, PKRT se Kabupaten Purbalingga baru dibentuk beberapa bulan lalu di tahun 2019. Ini merupakan rumah bagi para ketua RT untuk bersilaturahmi dan saling berbagi. “PKRT merupakan wadah resmi, mungkin diantara kabupaten-kabupaten di Jawa Tengah, baru Kabupaten Purbalingga yang mempelopori terbentuknya PKRT. Dan ini paguyuban resmi karena apa, karena PKRT ini sudah tercatat dan berbadan hukum di Kementrian Hukum dan HAM,” kata bupati yang akrab dipanggil Tiwi.

Tiwi berharap, PKRT yang belum lama dibentuk tersebut, dapat menjadi wadah, dapat menjadi tempat para ketua RT se Kabupaten Purbalingga dalam mengutarakan aspirasinya, sekaligus menjadi jembatan antara RT-RT se Kabupaten Purbalingga dengan pemerintah daerah.

“Saya yakin selama ini sebagai ketua RT pasti memiliki masalah di lapangan, terkadang mau menceritakan kepada pemerintah kabupaten ini susah. Oleh karenanya dengan PKRT harapan saya bisa mewadahi untuk gendu-gendu rasa para ketua RT, termasuk menyalurkan aspirasi dan lain sebagainya. Dengan PKRT komunikasi antara para ketua RT dengan pemerintah Kabupaten Purbalingga semakin lancar,” ujarnya.

Ketua RT merupakan mitra kerja pemerintah desa. Semua program di desa akan dapat berjalan lancar dengan dorongan dan sengkuyung para ketua RT. Selama ini para ketua RT telah berkontribusi terhadap pembangunan di tingkat desa, kecamatan, dan Kabupaten Purbalingga.


Pada kesempatan tersebut, diserahkan pula bantuan bagi Orang Dengan Kecacatan Berat (ODKB), bantuan benih ikan dan bantuan bagi BUMDes Tumanggal Tunggal Sari berupa satu set bebek-bebekan senilai Rp 14,5 juta. (u/humpro).

Sumber :

https://www.purbalinggakab.go.id/info/ubah-paradigma-jadi-ketua-rt-musibah-menjadi-berkah/

 

PURBALINGGA _ Dua buah rumah di Desa Kutasari Kecamatan Kutasari direhab melalui program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Rehab dua rumah tersebut merupakan rangkaian kegiatan Gerakan Bersama Rakyat (Gebrak) Gotong Royong  yang dilakukan di dukuh Walik Desa Kutasari, Jumat pagi (17/1). Dua rumah yang direhab milik keluarga Yulianto dan Suratmo warga RT 14 RW 7.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi atau biasa di sapa Tiwi menyampaikan terimakasih atas terselenggaranya Gebrak Gotong Royong di Desa Kutasari karena dengan adanya agenda kegiatan ini bisa menjadi ajang silaturahmi bupati dengan masyarakat secara langsung, serta mengajak untuk selalu gotong royong dan  membangkitkan kembali semangat masyarakat Kutasari.

Dalam rangkaian Gebrak gotong royong tersebut Tiwi  secara langsung ikut gotong royong bersama masyarakat dalam membangun RTLH serta membangun rabat jalan yang menghubungkan RT di Desa Kutasari. Selain itu Tiwi juga memberikan bantuan berupa Tracktor dan Hands Tracktor untuk pertanian, Bibit Cabe, Lele 400 Paket, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Ibu Hamil, Balita, dan Lansia. Disamping itu, diberikan pula Santunan Anak Yatim Piatu, Rantang Berkah, jamban 2 paket, alat kebersihan, dokumen kependudukan serta didirikan posko pengobatan gratis bagi Lansia.


Tiwi juga menegaskan bahwa di awal tahun baru akan siap membantu masyarakat Desa kutasari untuk pembangunan desa. “Saya nderek nitip untuk semangat gotong royong, kebersamaan ditengah-tengah masyarakat serta menjaga kekompakan maupun paguyuban rukun  untuk tetap di jaga oleh karenanya harus tetap kompak, sinergis anatara RT kemudian pemerintah desa sehingga kedepan Purbalingga akan maju’’ Jelas Tiwi

Sementara Camat Kutasari Endi Astono S.Sos. menyampaikan terimakasih kepada Bupati Purbalingga yang telah membantu masyarakat Kutasari melalui Gebrak Gotong Royong.

Rangkaian Gebrak gotong royong diwarnai pelantikan kepengurusan Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PKRT) Kecamatan Kutasari. Pengukuhan PKRT Kutasari disaksikan Bupati Purbalingga dan ketua DPRD Kabupaten Purbalingga HR Bambang Irawan SH. Menutup acara Gebrak Gotong Royong dilaksanakan makan tumpeng bersama.(U_humpro).


Sumber :

https://www.purbalinggakab.go.id/info/bupati-rehab-dua-rumah-di-kutasari/

 


TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Ketua RT di Kabupaten Purbalingga diharapkan dapat terlindungi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Staff Ahli Bidang Ketatalaksanaan Bambang Widjanarko mengatakan, aparatur pemerintah desa di Kabupaten Purbalingga sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Pihaknya berharap, para ketua RT dapat juga menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Sehingga para ketua RT dalam melayani masyarakat menjadi tenang karena sudah tercover dalam jaminan sosial ketenagakerjaan,” katanya saat membacakan sambutan Bupati Purbalingga pada acara Sosialisasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Ketua RT se-Kabupaten Purbalingga, di Pendopo Dipokusumo, Minggu (24/11/2019).

Ia melanjutkan, jika melihat aturan dasar dari lembaga ini yaitu UU No. 24 tahun 2011 tentang BPJS Ketenagakerjaan, setiap pekerja di Indonesia wajib menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Baik mereka yang bekerja di sektor formal maupun non formal, jasa konstruksi ataupun TKI. Ia mengapresiasi ketua RT atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam melayani masyarakat.

RT disebutnya sebagai ujung tombak dari pemerintah karena langsung berhadapan dengan masyarakat.

Apabila terdapat permasalahan di tingkat RT, yang mengetahui terlebih dahulu adalah ketua RT.

Ia dianggap lebih mengetahui kondisi masyarakat di lingkungannya.

Gunadi Heri Urando mewakili Kepala BPJS Ketenagakerjaan Purwokerto mengatakan, ada 4 program yang bisa dinikmati oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Jaminan kecelakaan kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), serta Jaminan Pensiun (JP).

Ketua RT yang bekerja selama 24 jam melayani masyarakat, disayangkan jika tidak tercakup BPJS Ketenagakerjaan.

Ketua RT juga memiliki hak yang sama dengan mereka yang bekerja di sektor lain.

Bisa saja mereka mengalami kecelakaan kerja saat ronda menjaga keamanan di daerahnya, atau saat kerja bakti.

Dari PKRT sudah bersedia memfasilitasi semua,” kata Gunadi

“Mudah-mudahan melalui PKRT semua dapat bekerja dengan tenang dan aman,” kata Gunadi.

Penasehat Bidang Ekonomi, Politik, dan Hubungan Pemerintah Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PKRT) Hidayat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Purbalingga atas perhatiannya selama ini kepada para ketua RT.

Sejumlah 5113 ketua RT di Kabupaten Purbalingga disebutnya ujung tombak pemerintah dalam menyerap aspirasi dari masyarakat.

"Ke depan diharapkan para ketua RT di Kabupaten Purbalingga untuk dapat mendukung setiap program pemerintah daerah dalam upaya menyejahterakan warga,” kata Hidayat. (aqy)

Sumber :

https://jateng.tribunnews.com/2019/11/25/wacana-bpjs-ketenagakerjaan-untuk-ketua-rt-di-purbalingga

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget