Articles by "Slider"


Memahami Perbedaan Dua Layanan Perlindungan Sosial Pemerintah di Era Digital

Pemerintah terus melakukan transformasi layanan perlindungan sosial melalui digitalisasi. Salah satu inovasi terbaru adalah hadirnya Perlinsos Digital, sebuah portal yang dipersiapkan sebagai sistem terpadu untuk pelayanan perlindungan sosial di Indonesia.

Di sisi lain, masyarakat tentu sudah lebih dahulu mengenal Cek Bansos Kemensos, layanan resmi Kementerian Sosial yang selama ini digunakan untuk mengecek status penerima bantuan sosial.

💬 BOX QUOTE

"Transformasi digital bukan sekadar memindahkan layanan ke internet, tetapi menghadirkan pelayanan sosial yang lebih cepat, transparan, akurat, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat."

1. Fungsi Cek Bansos Kemensos

Aplikasi maupun situs Cek Bansos Kemensos masih menjadi layanan resmi yang digunakan masyarakat untuk mengetahui apakah dirinya terdaftar sebagai penerima bantuan sosial.

Layanan ini memungkinkan masyarakat untuk:

  • ✅ Mengecek status penerima PKH, BPNT, dan bantuan sosial lainnya.
  • ✅ Melihat informasi penyaluran bantuan.
  • ✅ Mengajukan usulan apabila merasa layak menerima bantuan namun belum terdaftar.
  • ✅ Mengajukan sanggahan apabila menemukan data penerima yang dianggap tidak sesuai.

Dengan demikian, Cek Bansos masih menjadi kanal utama untuk memperoleh informasi mengenai bantuan sosial yang sedang berjalan.


2. Fungsi Perlinsos Digital

Perlinsos Digital merupakan portal baru yang dikembangkan pemerintah sebagai bagian dari transformasi sistem perlindungan sosial nasional.

Portal ini dirancang agar seluruh proses pelayanan menjadi lebih terintegrasi melalui pemanfaatan data digital antarinstansi pemerintah.

Keunggulan Perlinsos Digital:

  • ✔ Pendaftaran dilakukan secara online.
  • ✔ Data terhubung dengan berbagai sistem pemerintah.
  • ✔ Status pengajuan dapat dipantau secara digital.
  • ✔ Proses verifikasi awal berlangsung lebih cepat.
  • ✔ Mengurangi kesalahan data melalui integrasi sistem.

3. Untuk Usul dan Sanggah Menggunakan yang Mana?

Saat ini masyarakat yang ingin melakukan usul maupun sanggah data penerima bantuan sosial masih dapat menggunakan aplikasi Cek Bansos Kemensos sesuai mekanisme yang berlaku.

Namun pemerintah mulai mengembangkan fitur serupa pada Perlinsos Digital di daerah-daerah yang telah menjadi lokasi implementasi.

Selama masa transisi, kedua layanan tersebut dapat berjalan berdampingan sesuai kebijakan pemerintah dan kesiapan masing-masing daerah.


4. Bagaimana Pendaftaran Bantuan Sosial ke Depan?

Pemerintah menargetkan Perlinsos Digital menjadi portal utama berbagai layanan perlindungan sosial.

Nantinya masyarakat dapat:

  • 🟢 Mendaftar program perlindungan sosial secara mandiri.
  • 🟢 Memperbarui data apabila terjadi perubahan kondisi ekonomi.
  • 🟢 Memantau status pengajuan secara real time.
  • 🟢 Mendapatkan pelayanan yang lebih cepat melalui integrasi data nasional.
Perlu Diketahui

Meskipun proses pendaftaran semakin mudah, penetapan seseorang sebagai penerima bantuan sosial tetap mengacu pada hasil verifikasi, validasi, serta data yang tercantum dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Perbandingan Singkat

Cek Bansos Kemensos Perlinsos Digital
Mengecek status penerima bansos Portal layanan perlindungan sosial terpadu
Usul dan sanggah data Pendaftaran dan pembaruan data secara digital
Informasi penyaluran bantuan Monitoring status pengajuan
Sudah digunakan secara nasional Masih bertahap diterapkan di berbagai daerah

Kesimpulan

Pilihan layanan bergantung pada kebutuhan masyarakat.

  • Gunakan Cek Bansos Kemensos apabila ingin mengecek status penerima bantuan sosial maupun mengajukan usul dan sanggah sesuai mekanisme yang berlaku saat ini.
  • Gunakan Perlinsos Digital apabila wilayah Anda telah menerapkannya untuk proses pendaftaran, pembaruan data, maupun pemantauan pengajuan secara digital.

Selama masa transisi menuju sistem perlindungan sosial yang semakin modern, kedua platform tersebut saling melengkapi. Cek Bansos tetap menjadi layanan operasional yang digunakan masyarakat saat ini, sementara Perlinsos Digital dipersiapkan sebagai sistem terpadu yang akan mendukung layanan perlindungan sosial nasional secara lebih luas di masa mendatang.

PKRT Kabupaten Purbalingga
Mari bersama mendukung transformasi digital pelayanan publik melalui pemanfaatan layanan pemerintah yang resmi, akurat, dan bertanggung jawab demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

Ground Check PBI JKN di Purbalingga Rampung, PKRT Siap Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026

PURBALINGGA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Purbalingga telah menuntaskan seluruh tahapan ground check Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan keakuratan data masyarakat yang menjadi dasar berbagai program perlindungan sosial pemerintah.

“Ground Check PBI JKN telah selesai 100 persen. Kini BPS Kabupaten Purbalingga mempersiapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.”

Kepala BPS Kabupaten Purbalingga, Slamet Romelan , menjelaskan bahwa pelaksanaan ground check dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama menyasar keluarga yang memiliki anggota penderita penyakit katastropik dan didata langsung oleh petugas BPS. Selanjutnya tahap kedua dilaksanakan oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) pada bulan April hingga Mei 2026 untuk menyelesaikan target penataan yang masih tersisa.

Hingga 31 Mei 2026 masih terdapat 220 keluarga yang belum berhasil dilakukan ground check . Namun melalui berbagai upaya koordinasi dan pemanfaatan akses data aplikasi Fasih yang masih tersedia, seluruh keluarga tersebut akhirnya berhasil didata pada 4 Juni 2026. Dengan demikian, proses ground check PBI JKN di Kabupaten Purbalingga dinyatakan selesai 100 persen.

Menurut Slamet Romelan, hasil akhir pemeringkatan data dan penentuan tujuan penerima manfaat akan dilakukan secara oleh BPS Republik Indonesia sesuai mekanisme yang berlaku. Data tersebut nantinya menjadi salah satu dasar dalam penyusunan dan penyaluran berbagai program pemerintah.

Fokus Berikutnya: Sensus Ekonomi 2026

Seiring selesainya kegiatan ground check PBI JKN, BPS Kabupaten Purbalingga kini fokus pada pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 .

Sensus Ekonomi 2026 akan mencatat berbagai aktivitas usaha masyarakat, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor pertanian, hingga kondisi sosial ekonomi rumah tangga. Data yang dihasilkan diharapkan mampu menjadi landasan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Peran Strategis PKRT
Ketua RT merupacan ujung tombak informasi di lingkungan masyarakat. Dukungan Ketua RT sangat penting dalam membantu sosialisasi, memberikan pemahaman kepada warga, serta menciptakan suasana yang mendukung bagi lancarnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

PKRT Siap Menjadi Mitra BPS dan Pemerintah

Untuk mendukung tercapainya Sensus Ekonomi 2026, Paguyuban Ketua RT (PKRT) Kabupaten Purbalingga memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dan BPS di tingkat akar rumput. Ketua RT merupakan pihak yang paling memahami kondisi wilayah dan warganya sehingga dapat membantu menciptakan lingkungan yang nyaman bagi pelaksanaan pendataan.

PKRT mengimbau seluruh Ketua RT di Kabupaten Purbalingga untuk turut menyosialisasikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 kepada masyarakat, memberikan informasi yang benar mengenai tujuan sensus, serta mendukung kelancaran petugas sensus saat melaksanakan tugas di lapangan. Dukungan Ketua RT sangat penting untuk memastikan setiap usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat terdata secara lengkap dan akurat.

Melalui sinergi antara BPS, Pemerintah Daerah, PKRT, serta seluruh elemen masyarakat, diharapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Purbalingga dapat berjalan sukses dan menghasilkan data berkualitas sebagai dasar pembangunan daerah maupun nasional.

📢 Ayo Sukseskan Sensus Ekonomi 2026!
Terimalah petugas sensus dengan baik, berikan informasi yang benar, dan dukung pendataan demi terwujudnya pembangunan yang lebih tepat sasaran untuk Indonesia yang lebih maju.

“Data Akurat Hari Ini, Pondasi Pembangunan Masa Depan”

Ayo Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) merupakan kegiatan pendataan ekonomi nasional yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setiap sepuluh tahun sekali. Melalui kegiatan ini, BPS akan memotret secara menyeluruh kondisi perekonomian Indonesia, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah, hingga perusahaan besar yang bergerak di berbagai sektor usaha nonpertanian.

Mengusung tema "Mencatat Ekonomi Indonesia" , SE2026 menjadi salah satu agenda strategis nasional untuk menghasilkan data ekonomi yang lengkap, akurat, dan terkini. Data tersebut akan menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi nasional, penguatan sektor usaha, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hasil Sensus Ekonomi 2026 juga akan memberikan gamer mengenai struktur ekonomi Indonesia, karakteristik pelaku usaha, perkembangan ekonomi digital, serta potensi ekonomi masa depan yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

📅 Jadwal Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

1 Mei – 31 Juli 2026

Pengisian Kuesioner SE2026 Online

Pada periode ini, usaha/perusahaan besar dan enengah akan mendapatkan undangan melalui WhatsApp (WA) atau email untuk melakukan pengisiener secara mandiri melalui sistem online yang telah disediakan oleh BPS.

15 Juni – 31 Agustus 2026

Pendataan Lapangan (Door to Door)

Bagi usaha/perusahaan yang belum mendapatkan undangan pengisian mandiri melalui WhatsApp (WA) atau email, pendataan akan dilakukan secara langsung oleh petugas Sensus Ekonomi 2026 melalui kunjungan ke lokasi usaha.

ℹ️ Informasi Penting

  • Sensus Ekonomi 2026 dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
  • Data yang diberikan dijamin kerahasiaannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  • Seluruh usaha pelaku diharapkan memberikan data yang benar, lengkap, dan akurat.
  • Partisipasi aktif masyarakat akan membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran.
  • PKRT melalui para Ketua RT diharapkan juga membantu sosialisasi pelaksanaan SE2026 di wilayah masing-masing.

Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 bukan hanya menjadi tanggung jawab BPS semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Di tingkat lingkungan, para Ketua RT memiliki peran strategis sebagai ujung tombak menyampaikan informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, untuk mengetahui lebih lanjut, Ketua RT dapat membantu menyosialisasikan sensus pentingnya serta mendorong partisipasi aktif para pelaku usaha dalam memberikan data yang benar, lengkap, dan akurat.

PKRT sebagai organisasi yang menuaungi para Ketua RT ikut mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Melalui jaringan pengurus yang tersebar hingga tingkat desa dan kelurahan, PKRT siap menjadi bagian dari gerakan nasional untuk mewujudkan data ekonomi yang berkualitas. Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas oleh seluruh lapisan masyarakat.

❝ Data yang akurat adalah fondasi pembangunan yang kuat. Mari bersama-sama sukseskan Sensus Ekonomi 2026, karena setiap data yang kami berikan hari ini akan menjadi pijakan bagi kemajuan ekonomi Indonesia esok hari. ❞

Kami mengundang seluruh Ketua RT, pengurus PKRT, pelaku usaha, dan masyarakat untuk menyambut petugas sensus dengan pelayanan yang baik memberikan informasi yang lengkap dan benar. Partisipasi aktif masyarakat akan sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan dan keberhasilan pembangunan ekonomi nasional di masa mendatang.

Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi, mari kita dukung bersama pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 . Setiap data yang tercatat akan menjadi bagian penting dalam penyusunan kebijakan yang berpihak pada masyarakat, dunia usaha, dan kemajuan bangsa Indonesia.

🇮🇩 Mari Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Partisipasi Anda sangat berarti untuk mewujudkan data ekonomi yang berkualitas demi Indonesia yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Belakangan ini masih ada sebagian masyarakat yang merasa khawatir atau bingung ketika datangi petugas Sensus Ekonomi. Oleh karena itu, PKRT memandang perlunya memberikan informasi yang benar agar warga dapat memahami tujuan kegiatan tersebut dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang keliru.

“Petugas Sensus Ekonomi hanya bertugas mengumpulkan data kegiatan masyarakat untuk kepentingan perencanaan pembangunan. Mereka tidak meminta uang, tidak menawarkan pinjaman, dan tidak memungut biaya apa pun.”

Apa Itu Sensus Ekonomi?

Sensus Ekonomi merupakan program resmi pemerintah yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memperoleh gambaran kondisi dan perkembangan kegiatan ekonomi masyarakat. Pendataan dilakukan terhadap berbagai jenis usaha, mulai dari warung kecil, pedagang keliling, usaha rumahan, UMKM, hingga perusahaan berskala besar.

Mengapa Petugas Sensus Datang ke Masyarakat?

Kehadiran petugas sensus bertujuan untuk mengumpulkan data yang akurat mengenai aktivitas ekonomi warga. Data tersebut sangat penting sebagai dasar penyusunan berbagai kebijakan pemerintah di bidang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.

  • Mendata jenis usaha yang dijalankan masyarakat.
  • Mengetahui jumlah tenaga kerja yang terlibat dalam usaha.
  • Mengidentifikasi potensi ekonomi daerah.
  • Menjadi dasar penyusunan program bantuan, pelatihan, dan pengembangan UMKM.
  • Membantu perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Ciri-Ciri Petugas Sensus Resmi

Untuk menghindari kesalahpahaman atau potensi penipuan, masyarakat perlu mengenali ciri-ciri petugas sensus yang resmi, antara lain:

  • Menggunakan atribut resmi sesuai ketentuan.
  • Membawa kartu identitas (ID Card) petugas.
  • Membawa surat tugas resmi.
  • Hanya melakukan pendataan dan wawancara.
  • Tidak meminta uang dalam bentuk apa pun.
  • Tidak menawarkan pinjaman, kredit, investasi, maupun produk keuangan lainnya.
⚠️ Waspada Oknum Mengatasnamakan Petugas Sensus

Jika ada seseorang yang mengaku petugas sensus tetapi menawarkan pinjaman online, koperasi kredit, layanan perbankan, atau meminta sejumlah uang, masyarakat berhak menolak dan meminta klarifikasi identitasnya. Petugas sensus resmi tidak memiliki tugas untuk menawarkan produk atau layanan keuangan.

Tips Aman Menghadapi Petugas Sensus

  1. Periksa identitas petugas dengan melihat kartu pengenal dan surat tugas yang dibawanya.
  2. Berikan jawaban yang jujur ​​sesuai kondisi usaha yang sebenarnya.
  3. Jangan memberikan uang kepada petugas karena seluruh kegiatan sensus tidak dikenakan biaya.
  4. Tolak dengan tegas apabila ada pihak yang menawarkan pinjaman atau produk keuangan dengan mengatasnamakan kegiatan sensus.
  5. Laporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi penipuan atau identitas petugas sensus.
Kesimpulan:
Masyarakat tidak perlu takut atau panik saat datangi petugas Sensus Ekonomi. Kehadiran mereka bertujuan membantu pemerintah memperoleh data yang akurat untuk perencanaan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selama petugas dapat menunjukkan identitas resmi dan hanya melakukan liontin, warga dapat menunjukkan identitas resmi dan hanya melakukan pendataan, warga dapat memimpin mereka dengan tenang dan kooperatif.

Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PKRT)
Bersama Ketua RT Membangun Masyarakat yang Informatif dan Sejahtera


Layanan Polisi 110 Siaga 24 Jam,

Solusi Cepat untuk Warga

Informasi untuk seluruh Ketua RT dan masyarakat Kabupaten Purbalingga
Cepat Merespon, Tepat Bertindak, Humanis Melayani.

Dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan responsif, Kepolisian Negara Republik Indonesia menghadirkan Layanan Call Center 110 yang dapat diakses oleh masyarakat selama 24 jam penuh secara gratis .

Layanan ini menjadi sarana komunikasi langsung antara masyarakat dan Kepolisian untuk menyampaikan laporan, pengaduan, maupun permintaan bantuan dalam berbagai situasi yang membutuhkan kehadiran petugas Kepolisian.

Hanya dengan menghubungi nomor 110 , masyarakat dapat memperoleh akses layanan yang cepat, mudah, dan profesional kapan pun dibutuhkan.

Kapan Harus ditemukan 110?

Masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini untuk melaporkan berbagai kejadian, antara lain:

  • 🚔 Gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
  • 🚨 Tindak kriminalitas atau dugaan kejahatan.
  • 🚑 Kecelakaan lalu lintas.
  • ⚠️ Konflik atau cuplikan yang mengganggu lingkungan.
  • 👨‍👩‍👧‍👦 Orang hilang atau membutuhkan bantuan pencarian.
  • 🏘️ Situasi darurat yang membutuhkan kehadiran petugas Kepolisian.
  • 📢 Informasi dan bantuan terkait pelayanan Kepolisian.
Informasi Penting:
Setiap laporan yang masuk melalui layanan 110 akan diteruskan ke satuan Kepolisian terdekat untuk segera ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Peran Aktif Menjaga Masyarakat Lingkungan

Keamanan dan penyelesaian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Partisipasi aktif warga dalam memberikan informasi dan melaporkan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan akan sangat membantu terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

PKRT Kabupaten Purbalingga mengajak seluruh Ketua RT dan masyarakat untuk memanfaatkan layanan 110 secara bijak dan bertanggung jawab sebagai bagian dari sinergi antara warga dan Kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.

Keamanan Lingkungan adalah Tanggung Jawab Bersama.
Jangan Ragu Melapor Demi Kebaikan Bersama.
☎️ HUBUNGI SEKARANG
110
GRATIS • MUDAH DIAKSES • SIAGA 24 JAM

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Pemerintah Kabupaten Purbalingga di tingkat nasional. Berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 atas Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2024, Purbalingga berhasil meraih peringkat ke-14 nasional dalam kategori kabupaten dengan status kinerja tinggi. Capaian ini menempatkan Purbalingga dalam jajaran 15 kabupaten terbaik di Indonesia.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Purbalingga dalam rangkaian peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 di Jakarta. Momentum ini menjadi simbol pengakuan nasional atas kerja nyata dan konsistensi Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik kepada masyarakat.

Capaian ini merupakan hasil dari proses panjang perbaikan dan peningkatan kinerja. Secara kuantitatif, skor EPPD Purbalingga mencapai 3,5094, yang menunjukkan lonjakan signifikan dari kategori sebelumnya yang masih berada pada tingkat sedang. Kini, Purbalingga berhasil naik kelas menjadi daerah dengan kategori kinerja tinggi.

Capaian ini bukan sekadar angka, tetapi bukti nyata bahwa pembangunan di Purbalingga berjalan lebih efektif, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Penilaian EPPD mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tingkat kemiskinan, pengangguran, pertumbuhan ekonomi, hingga akuntabilitas pemerintahan. Hal ini menunjukkan bahwa prestasi yang diraih mencerminkan kualitas pembangunan daerah secara menyeluruh.

Sejumlah media turut menegaskan bahwa prestasi ini menjadi bukti bahwa Purbalingga kini telah masuk dalam jajaran daerah berkinerja tinggi secara nasional. Pengakuan ini memperkuat optimisme bahwa arah pembangunan daerah berada pada jalur yang tepat, dengan tata kelola pemerintahan yang semakin profesional, transparan, dan akuntabel.

Keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah serta kolaborasi lintas sektor. Capaian ini juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

PKRT memandang capaian ini sebagai energi positif untuk memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah, serta menjaga semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah.

Bagi keluarga besar PKRT, capaian ini patut disyukuri dan dijadikan momentum untuk terus memperkuat peran dalam menjaga kondusivitas, mempererat solidaritas, serta mendukung program-program pembangunan di tingkat akar rumput.

Ke depan, harapannya prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, tetapi mampu dipertahankan dan bahkan ditingkatkan. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, Purbalingga diharapkan semakin maju, berdaya saing, dan sejahtera.



Kegiatan Silaturahmi & Halal Bi Halal Keluarga Besar PKRT Kabupaten Purbalingga Tahun 1447 H / 2026 yang diselenggarakan pada Ahad, 26 April 2026 di Pendopo Dipokusumo Kabupaten Purbalingga menjadi momentum strategis dalam mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat peran Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PKRT) sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.

Momentum Idul Fitri bukan sekadar ajang saling memaafkan, tetapi juga wadah konsolidasi organisasi, penguatan komunikasi, serta penyatuan visi antara PKRT dan Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting yang menunjukkan kuatnya dukungan lintas sektor. Hadir mewakili Bupati Purbalingga, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Purbalingga Bapak Drs. Suroto, M.Si., Kepala Bakesbangpol Kabupaten Purbalingga Bapak Drs. Much. Umar Faozi, M.Kes., Bapak H. Karsono, S.Pd.I mewakili Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD), serta Bapak Padang Kusumo, SH., MH. selaku Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Purbalingga.

Turut hadir pula para Ketua Organisasi Kemasyarakatan seperti Wirapraja, PPDI, dan ABPEDSI Kabupaten Purbalingga, perwakilan Perumda, YPSP Purbalingga, serta jajaran lengkap PKRT mulai dari Dewan Penasehat, Pengurus Kabupaten, Kecamatan hingga Desa/Kelurahan.

Acara dibuka dengan penuh khidmat oleh MC spesial Bapak Imam Wibowo, S.Pt., dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Nur Hulam dari PKRT Desa Karanggedang Kecamatan Bukateja. Nuansa religius dan nasionalisme semakin terasa melalui lantunan Lagu Indonesia Raya dan Mars PKRT yang dinyanyikan bersama seluruh peserta.

Program Unggulan PKRT:
Program sosial GALIBU untuk korban banjir bandang Gunung Slamet berhasil menghimpun donasi lebih dari Rp85 juta, yang telah disalurkan dalam bentuk bantuan logistik, material bangunan, serta aksi relawan di lokasi terdampak.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PKRT Kabupaten Purbalingga menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bi Halal tahun ini dilaksanakan secara terbatas dengan sistem keterwakilan. Meski demikian, semangat kebersamaan dan soliditas organisasi tetap terjaga dengan baik.

Lebih lanjut, PKRT menegaskan komitmen untuk terus memperkuat organisasi melalui sistem yang lebih terstruktur, modern, transparan, dan akuntabel, tanpa meninggalkan nilai-nilai kekeluargaan yang menjadi ruh organisasi. Kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Purbalingga juga akan terus diperluas sebagai mitra strategis pembangunan daerah.

Sementara itu, dalam sambutannya mewakili Bupati Purbalingga, Bapak Drs. Suroto, M.Si. menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata PKRT dalam menjaga kondusivitas lingkungan serta menjadi penghubung efektif antara masyarakat dan pemerintah.

Pesan Penting:
Sinergi antara PKRT dan Pemerintah Kabupaten Purbalingga diharapkan terus diperkuat guna mewujudkan pembangunan yang partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan.

Kegiatan yang diikuti sekitar 550 peserta ini berlangsung penuh kehangatan. Tausiyah oleh Ustadz H. Taryudi, Lc., M.Ag. menekankan pentingnya silaturahmi serta besarnya pahala bagi para Ketua RT yang mengabdi lillahi ta'ala sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat.

Acara ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, serta saling bersalaman sebagai simbol mempererat tali silaturahmi.

Momentum ini menjadi bukti bahwa kebersamaan, kepedulian, dan sinergi adalah kunci utama dalam membangun masyarakat yang harmonis serta mendorong kemajuan Kabupaten Purbalingga ke arah yang lebih baik.

Senin, 20 April 2026 | Desa Pakuncen, Kecamatan Bobotsari

Pertemuan rutin PKRT Desa Pakuncen kembali digelar dengan penuh semangat kebersamaan pada Senin, 20 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di rumah Bapak Agus (RT 01 RW 02) ini menjadi ruang konsolidasi sekaligus penguatan kapasitas organisasi di tingkat desa.

Sebanyak 20 anggota PKRT Desa Pakuncen hadir dalam kegiatan ini, bersama dengan jajaran Pengurus PKRT Kecamatan serta perwakilan Anggota BPD Desa Pakuncen. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sinergi yang semakin solid dalam mendukung peran strategis RT sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.

“Penguatan kelembagaan bukan hanya soal struktur, tetapi bagaimana organisasi mampu hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat.”

Dalam pertemuan ini, berbagai materi strategis dibahas secara komprehensif, di antaranya penguatan kelembagaan organisasi PKRT Desa yang mencakup aspek kepengurusan, keanggotaan, tata kelola administrasi, hingga penyusunan program kerja yang terarah dan berkelanjutan.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman terkait manfaat program BPJS Ketenagakerjaan bagi Ketua RT sebagai bentuk perlindungan sosial yang penting. Topik lain yang tak kalah menarik adalah pengelolaan bank sampah sebagai upaya mendorong kesadaran lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi berbasis masyarakat.

Isu kebutuhan dasar masyarakat juga menjadi perhatian, salah satunya adalah rencana pengadaan lampu penerangan jalan. Diskusi ini menegaskan komitmen PKRT dalam mendorong lingkungan yang aman, nyaman, dan tertata.

Melalui pertemuan rutin ini, PKRT Desa Pakuncen menunjukkan perannya tidak hanya sebagai wadah koordinasi, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan di tingkat akar rumput. Ke depan, diharapkan seluruh program yang dirancang dapat diimplementasikan secara nyata dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Pertemuan Rutin PKRT Desa Bedagas, Kecamatan Pengadegan, yang dirangkaikan dengan kegiatan Silaturrohim Halal Bi Halal serta Sosialisasi Permendagri Nomor 18 Tahun 2018, sukses diselenggarakan pada Rabu, 15 April 2026, bertempat di Aula Balai Desa Bedagas. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat pemahaman anggota PKRT terhadap regulasi yang menjadi landasan dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.

Acara berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat makna. Momentum Halal Bi Halal dimanfaatkan sebagai ajang saling memaafkan serta memperkokoh jalinan silaturahmi antar anggota PKRT, yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjaga soliditas organisasi di tingkat desa.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi terkait Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2018. Materi yang disampaikan memberikan pemahaman komprehensif mengenai peran, fungsi, serta mekanisme kerja PKRT dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota PKRT Desa Bedagas semakin memahami posisi strategisnya dalam membantu pemerintah desa, sekaligus mampu mengimplementasikan ketentuan regulasi secara tepat dalam setiap aktivitas organisasi. Pemahaman yang baik terhadap regulasi diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan serta kontribusi nyata PKRT kepada masyarakat.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Diskusi yang terbangun juga menunjukkan adanya semangat untuk terus belajar dan beradaptasi dengan dinamika kebijakan yang berkembang.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PKRT Desa Bedagas menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah desa, sekaligus menjaga nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kekeluargaan sebagai fondasi utama dalam menjalankan setiap program dan kegiatan ke depan.

PKRT Desa Bedagas, April 2026

Pertemuan rutin PKRT Kecamatan Bukateja bulan April 2026 dikemas secara istimewa melalui agenda Silaturahmi & Halal Bi Halal yang diselenggarakan pada Selasa, 14 April 2026, pukul 20.00 WIB hingga selesai, bertempat di kediaman Bapak Kodir, Desa Bukateja RT 03 RW 05. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat kebersamaan, mempererat hubungan antar pengurus serta anggota PKRT di berbagai tingkatan.

Acara ini dihadiri oleh beberapa Ketua RT Desa Bukateja selaku sohibul bait, jajaran Pengurus PKRT Desa se-Kecamatan Bukateja, Pengurus PKRT Kecamatan Bukateja, serta perwakilan pengurus kabupaten, di antaranya Ketua Umum Budi Rahardjo, Wakil Ketua I Warsito Projo Suwarno, dan Wakil Ketua III Nano Sumitro.

Jalannya acara dipandu dengan baik oleh MC Khabib Nurokhim, Ketua PKRT Desa Kutawis. Kegiatan diawali dengan sambutan dari sohibul bait, Bapak Kodir yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PKRT Kecamatan Bukateja. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan serta pentingnya menjaga silaturahmi sebagai fondasi kekuatan organisasi.

Selanjutnya, acara diisi dengan kultum yang disampaikan oleh Suyitno, S.Pd., M.Pd., Ketua PKRT Desa Bukateja, dengan mengangkat tema “Khoirunnas Anfauhum Linnas” yang mengandung pesan bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama. Pesan ini menjadi pengingat bagi seluruh anggota PKRT untuk terus berkontribusi aktif dalam kehidupan sosial masyarakat.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua PKRT Kecamatan Bukateja, Tri Budi Santosa, yang menekankan pentingnya soliditas dan peran aktif seluruh pengurus dalam menjalankan program organisasi. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Umum PKRT Kabupaten Purbalingga. Dalam arahannya, beliau menyampaikan gagasan tentang “Arah Baru PKRT”, yaitu upaya membangun sistem organisasi yang kuat dan berkelanjutan, sehingga ke depan tidak lagi bergantung pada figur tertentu, melainkan pada sistem yang kokoh dan profesional.

Suasana semakin hangat saat seluruh peserta menikmati hidangan santapan bersama berupa bakso, kupat landa, serta aneka hidangan lainnya yang telah disiapkan. Momentum ini menjadi ajang mempererat keakraban antar anggota.

Pasca santap bersama, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan, masukan, dan gagasan yang disampaikan peserta menambah dinamika pertemuan. Diskusi berlangsung aktif dan konstruktif, dengan setiap pertanyaan dijawab secara bijak dan solutif oleh para pengurus.

Sebagai penutup, seluruh peserta saling bersalaman dalam suasana Halal Bi Halal yang penuh kehangatan dan keikhlasan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat silaturahmi dan sinergi antar pengurus PKRT semakin kuat, serta mampu mendorong terwujudnya organisasi yang lebih solid, sistematis, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget