2026

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Pemerintah Kabupaten Purbalingga di tingkat nasional. Berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 atas Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2024, Purbalingga berhasil meraih peringkat ke-14 nasional dalam kategori kabupaten dengan status kinerja tinggi. Capaian ini menempatkan Purbalingga dalam jajaran 15 kabupaten terbaik di Indonesia.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Purbalingga dalam rangkaian peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 di Jakarta. Momentum ini menjadi simbol pengakuan nasional atas kerja nyata dan konsistensi Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik kepada masyarakat.

Capaian ini merupakan hasil dari proses panjang perbaikan dan peningkatan kinerja. Secara kuantitatif, skor EPPD Purbalingga mencapai 3,5094, yang menunjukkan lonjakan signifikan dari kategori sebelumnya yang masih berada pada tingkat sedang. Kini, Purbalingga berhasil naik kelas menjadi daerah dengan kategori kinerja tinggi.

Capaian ini bukan sekadar angka, tetapi bukti nyata bahwa pembangunan di Purbalingga berjalan lebih efektif, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Penilaian EPPD mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tingkat kemiskinan, pengangguran, pertumbuhan ekonomi, hingga akuntabilitas pemerintahan. Hal ini menunjukkan bahwa prestasi yang diraih mencerminkan kualitas pembangunan daerah secara menyeluruh.

Sejumlah media turut menegaskan bahwa prestasi ini menjadi bukti bahwa Purbalingga kini telah masuk dalam jajaran daerah berkinerja tinggi secara nasional. Pengakuan ini memperkuat optimisme bahwa arah pembangunan daerah berada pada jalur yang tepat, dengan tata kelola pemerintahan yang semakin profesional, transparan, dan akuntabel.

Keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah serta kolaborasi lintas sektor. Capaian ini juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

PKRT memandang capaian ini sebagai energi positif untuk memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah, serta menjaga semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah.

Bagi keluarga besar PKRT, capaian ini patut disyukuri dan dijadikan momentum untuk terus memperkuat peran dalam menjaga kondusivitas, mempererat solidaritas, serta mendukung program-program pembangunan di tingkat akar rumput.

Ke depan, harapannya prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, tetapi mampu dipertahankan dan bahkan ditingkatkan. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, Purbalingga diharapkan semakin maju, berdaya saing, dan sejahtera.



Kegiatan Silaturahmi & Halal Bi Halal Keluarga Besar PKRT Kabupaten Purbalingga Tahun 1447 H / 2026 yang diselenggarakan pada Ahad, 26 April 2026 di Pendopo Dipokusumo Kabupaten Purbalingga menjadi momentum strategis dalam mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat peran Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PKRT) sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.

Momentum Idul Fitri bukan sekadar ajang saling memaafkan, tetapi juga wadah konsolidasi organisasi, penguatan komunikasi, serta penyatuan visi antara PKRT dan Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting yang menunjukkan kuatnya dukungan lintas sektor. Hadir mewakili Bupati Purbalingga, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Purbalingga Bapak Drs. Suroto, M.Si., Kepala Bakesbangpol Kabupaten Purbalingga Bapak Drs. Much. Umar Faozi, M.Kes., Bapak H. Karsono, S.Pd.I mewakili Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD), serta Bapak Padang Kusumo, SH., MH. selaku Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Purbalingga.

Turut hadir pula para Ketua Organisasi Kemasyarakatan seperti Wirapraja, PPDI, dan ABPEDSI Kabupaten Purbalingga, perwakilan Perumda, YPSP Purbalingga, serta jajaran lengkap PKRT mulai dari Dewan Penasehat, Pengurus Kabupaten, Kecamatan hingga Desa/Kelurahan.

Acara dibuka dengan penuh khidmat oleh MC spesial Bapak Imam Wibowo, S.Pt., dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Nur Hulam dari PKRT Desa Karanggedang Kecamatan Bukateja. Nuansa religius dan nasionalisme semakin terasa melalui lantunan Lagu Indonesia Raya dan Mars PKRT yang dinyanyikan bersama seluruh peserta.

Program Unggulan PKRT:
Program sosial GALIBU untuk korban banjir bandang Gunung Slamet berhasil menghimpun donasi lebih dari Rp85 juta, yang telah disalurkan dalam bentuk bantuan logistik, material bangunan, serta aksi relawan di lokasi terdampak.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PKRT Kabupaten Purbalingga menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bi Halal tahun ini dilaksanakan secara terbatas dengan sistem keterwakilan. Meski demikian, semangat kebersamaan dan soliditas organisasi tetap terjaga dengan baik.

Lebih lanjut, PKRT menegaskan komitmen untuk terus memperkuat organisasi melalui sistem yang lebih terstruktur, modern, transparan, dan akuntabel, tanpa meninggalkan nilai-nilai kekeluargaan yang menjadi ruh organisasi. Kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Purbalingga juga akan terus diperluas sebagai mitra strategis pembangunan daerah.

Sementara itu, dalam sambutannya mewakili Bupati Purbalingga, Bapak Drs. Suroto, M.Si. menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata PKRT dalam menjaga kondusivitas lingkungan serta menjadi penghubung efektif antara masyarakat dan pemerintah.

Pesan Penting:
Sinergi antara PKRT dan Pemerintah Kabupaten Purbalingga diharapkan terus diperkuat guna mewujudkan pembangunan yang partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan.

Kegiatan yang diikuti sekitar 550 peserta ini berlangsung penuh kehangatan. Tausiyah oleh Ustadz H. Taryudi, Lc., M.Ag. menekankan pentingnya silaturahmi serta besarnya pahala bagi para Ketua RT yang mengabdi lillahi ta'ala sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat.

Acara ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, serta saling bersalaman sebagai simbol mempererat tali silaturahmi.

Momentum ini menjadi bukti bahwa kebersamaan, kepedulian, dan sinergi adalah kunci utama dalam membangun masyarakat yang harmonis serta mendorong kemajuan Kabupaten Purbalingga ke arah yang lebih baik.

Senin, 20 April 2026 | Desa Pakuncen, Kecamatan Bobotsari

Pertemuan rutin PKRT Desa Pakuncen kembali digelar dengan penuh semangat kebersamaan pada Senin, 20 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di rumah Bapak Agus (RT 01 RW 02) ini menjadi ruang konsolidasi sekaligus penguatan kapasitas organisasi di tingkat desa.

Sebanyak 20 anggota PKRT Desa Pakuncen hadir dalam kegiatan ini, bersama dengan jajaran Pengurus PKRT Kecamatan serta perwakilan Anggota BPD Desa Pakuncen. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sinergi yang semakin solid dalam mendukung peran strategis RT sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.

“Penguatan kelembagaan bukan hanya soal struktur, tetapi bagaimana organisasi mampu hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat.”

Dalam pertemuan ini, berbagai materi strategis dibahas secara komprehensif, di antaranya penguatan kelembagaan organisasi PKRT Desa yang mencakup aspek kepengurusan, keanggotaan, tata kelola administrasi, hingga penyusunan program kerja yang terarah dan berkelanjutan.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman terkait manfaat program BPJS Ketenagakerjaan bagi Ketua RT sebagai bentuk perlindungan sosial yang penting. Topik lain yang tak kalah menarik adalah pengelolaan bank sampah sebagai upaya mendorong kesadaran lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi berbasis masyarakat.

Isu kebutuhan dasar masyarakat juga menjadi perhatian, salah satunya adalah rencana pengadaan lampu penerangan jalan. Diskusi ini menegaskan komitmen PKRT dalam mendorong lingkungan yang aman, nyaman, dan tertata.

Melalui pertemuan rutin ini, PKRT Desa Pakuncen menunjukkan perannya tidak hanya sebagai wadah koordinasi, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan di tingkat akar rumput. Ke depan, diharapkan seluruh program yang dirancang dapat diimplementasikan secara nyata dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Pertemuan Rutin PKRT Desa Bedagas, Kecamatan Pengadegan, yang dirangkaikan dengan kegiatan Silaturrohim Halal Bi Halal serta Sosialisasi Permendagri Nomor 18 Tahun 2018, sukses diselenggarakan pada Rabu, 15 April 2026, bertempat di Aula Balai Desa Bedagas. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat pemahaman anggota PKRT terhadap regulasi yang menjadi landasan dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.

Acara berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat makna. Momentum Halal Bi Halal dimanfaatkan sebagai ajang saling memaafkan serta memperkokoh jalinan silaturahmi antar anggota PKRT, yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjaga soliditas organisasi di tingkat desa.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi terkait Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2018. Materi yang disampaikan memberikan pemahaman komprehensif mengenai peran, fungsi, serta mekanisme kerja PKRT dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota PKRT Desa Bedagas semakin memahami posisi strategisnya dalam membantu pemerintah desa, sekaligus mampu mengimplementasikan ketentuan regulasi secara tepat dalam setiap aktivitas organisasi. Pemahaman yang baik terhadap regulasi diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan serta kontribusi nyata PKRT kepada masyarakat.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Diskusi yang terbangun juga menunjukkan adanya semangat untuk terus belajar dan beradaptasi dengan dinamika kebijakan yang berkembang.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PKRT Desa Bedagas menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah desa, sekaligus menjaga nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kekeluargaan sebagai fondasi utama dalam menjalankan setiap program dan kegiatan ke depan.

PKRT Desa Bedagas, April 2026

Pertemuan rutin PKRT Kecamatan Bukateja bulan April 2026 dikemas secara istimewa melalui agenda Silaturahmi & Halal Bi Halal yang diselenggarakan pada Selasa, 14 April 2026, pukul 20.00 WIB hingga selesai, bertempat di kediaman Bapak Kodir, Desa Bukateja RT 03 RW 05. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat kebersamaan, mempererat hubungan antar pengurus serta anggota PKRT di berbagai tingkatan.

Acara ini dihadiri oleh beberapa Ketua RT Desa Bukateja selaku sohibul bait, jajaran Pengurus PKRT Desa se-Kecamatan Bukateja, Pengurus PKRT Kecamatan Bukateja, serta perwakilan pengurus kabupaten, di antaranya Ketua Umum Budi Rahardjo, Wakil Ketua I Warsito Projo Suwarno, dan Wakil Ketua III Nano Sumitro.

Jalannya acara dipandu dengan baik oleh MC Khabib Nurokhim, Ketua PKRT Desa Kutawis. Kegiatan diawali dengan sambutan dari sohibul bait, Bapak Kodir yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PKRT Kecamatan Bukateja. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan serta pentingnya menjaga silaturahmi sebagai fondasi kekuatan organisasi.

Selanjutnya, acara diisi dengan kultum yang disampaikan oleh Suyitno, S.Pd., M.Pd., Ketua PKRT Desa Bukateja, dengan mengangkat tema “Khoirunnas Anfauhum Linnas” yang mengandung pesan bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama. Pesan ini menjadi pengingat bagi seluruh anggota PKRT untuk terus berkontribusi aktif dalam kehidupan sosial masyarakat.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua PKRT Kecamatan Bukateja, Tri Budi Santosa, yang menekankan pentingnya soliditas dan peran aktif seluruh pengurus dalam menjalankan program organisasi. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Umum PKRT Kabupaten Purbalingga. Dalam arahannya, beliau menyampaikan gagasan tentang “Arah Baru PKRT”, yaitu upaya membangun sistem organisasi yang kuat dan berkelanjutan, sehingga ke depan tidak lagi bergantung pada figur tertentu, melainkan pada sistem yang kokoh dan profesional.

Suasana semakin hangat saat seluruh peserta menikmati hidangan santapan bersama berupa bakso, kupat landa, serta aneka hidangan lainnya yang telah disiapkan. Momentum ini menjadi ajang mempererat keakraban antar anggota.

Pasca santap bersama, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan, masukan, dan gagasan yang disampaikan peserta menambah dinamika pertemuan. Diskusi berlangsung aktif dan konstruktif, dengan setiap pertanyaan dijawab secara bijak dan solutif oleh para pengurus.

Sebagai penutup, seluruh peserta saling bersalaman dalam suasana Halal Bi Halal yang penuh kehangatan dan keikhlasan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat silaturahmi dan sinergi antar pengurus PKRT semakin kuat, serta mampu mendorong terwujudnya organisasi yang lebih solid, sistematis, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Mrebet, 13 April 2026 — Semangat kebersamaan dan kekompakan kembali terlihat dalam kegiatan rutin PKRT Desa Mrebet yang digelar pada hari ini. Bertempat di rumah Kepala Dusun 2, kegiatan ini berlangsung hangat, penuh kekeluargaan, serta dihadiri oleh berbagai unsur penting pemerintahan desa.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Mrebet, Ibu Mudrikah, Sekretaris Desa Bapak Tumbono, Kepala Dusun 1 Ibu Eni Pujiati, serta Kepala Dusun 2 Bapak Sabarudin selaku tuan rumah. Selain itu, turut hadir Ketua PKRT Desa Mrebet, Bapak Kadisun Mujianto, bersama jajaran anggota PKRT yang semakin menunjukkan soliditas dan kekompakan dalam setiap kegiatan.

Kegiatan rutin ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar anggota PKRT, namun juga menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pengurus PKRT dengan pemerintah desa. Dalam suasana yang santai namun penuh makna, para peserta saling bertukar informasi, berdiskusi ringan, serta memperkuat komitmen kebersamaan dalam menjalankan peran sosial di masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga kekompakan dan mempererat silaturahmi, sehingga PKRT semakin solid dan bermanfaat bagi masyarakat,”
— disampaikan dalam suasana kebersamaan kegiatan.

Kehadiran Kepala Desa beserta perangkatnya menjadi bentuk dukungan nyata terhadap eksistensi dan peran PKRT di tingkat desa. Sinergi yang terjalin ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi serta mempercepat berbagai program sosial kemasyarakatan yang dijalankan oleh PKRT.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, PKRT Desa Mrebet diharapkan semakin maju, solid, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kegiatan rutin seperti ini menjadi pondasi kuat dalam membangun organisasi yang tidak hanya aktif, tetapi juga berdampak.


PKRT SOLID • PKRT KOMPAK • PKRT BERMANFAAT

Purbalingga – Pertemuan rutin Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PKRT) Kecamatan Purbalingga berlangsung hangat dan penuh dinamika di Balai Desa Toyareja, Sabtu (11/4/2026) malam.


Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB ini dihadiri oleh pengurus PKRT dari bebrapa desa dan kelurahan. Hadir pula Ketua Umum PKRT Kabupaten Purbalingga, Budi Rahardjo, bersama Wakil Ketua IV Imam Yulianto.

Dalam sambutannya, Budi Rahardjo yang baru sebulan menjabat menekankan pentingnya peneguhan visi besar organisasi agar seluruh gerak PKRT tetap berada di jalur yang tepat atau “On The Track”.

“Visi organisasi harus terus kita jaga agar arah perjuangan tetap jelas dan tidak keluar dari rel,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengumumkan rencana pelaksanaan kegiatan Silaturahmi & Halal Bihalal Keluarga Besar PKRT Kabupaten Purbalingga Tahun 1447 H / 2026 yang akan digelar pada Ahad, 26 April 2026 di Pendopo Bupati (Pendopo Dipokusumo).

Kegiatan tersebut direncanakan diikuti sekitar 550 peserta dari berbagai unsur, mulai dari pengurus PKRT desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten, dewan pengawas, hingga tamu undangan lainnya.

Lebih lanjut, Budi Rahardjo memaparkan arah kebijakan organisasi ke depan dengan fokus pada pembangunan sistem yang kuat, sembari tetap menyelesaikan program-program yang sempat tertunda.

“Langkah strategis yang akan kita tempuh adalah bekerja berdasarkan skala prioritas,” tambahnya.

Dialog Kritis namun Cair

Memasuki sesi dialog, suasana forum semakin hidup. Sejumlah peserta aktif menyampaikan pertanyaan dan masukan, salah satunya datang dari perwakilan PKRT Kembaran Kulon, SUHARDY YOGA OMERA, yang dikenal cukup kritis. 

Pertanyaan yang disampaikan tidak hanya ditujukan kepada Ketua Umum ataupun Pengurus PKRT Kabupaten, tetapi juga kepada Ketua PKRT Kecamatan Purbalingga, TRI ANTON JOKO P. Meski demikian, semuanya dijawab, ditanggapi dan disikapi dengan sangat cair sehingga diskusi berlangsung konstruktif tanpa adanya ketegangan, bahkan justru menjadi ruang pembelajaran dan pencerahan bersama bagi seluruh peserta.

Tumbuhkan Motivasi dan Optimisme

Antusiasme peserta juga tercermin dari pernyataan Tukul dari PKRT Wirasana yang mengaku semakin termotivasi untuk tetap mengabdi sebagai Ketua RT.

“Saya semakin yakin untuk terus menjadi bagian dari PKRT yang sekarang terlihat melangkah maju dengan penuh optimisme,” ungkapnya.

Sebelumnya, peserta juga sempat menikmati hidangan soto yang disediakan panitia, menambah keakraban dalam suasana kebersamaan.

Pertemuan ditutup sekitar pukul 23.00 WIB dengan sesi foto bersama dilanjutkan saling bersalaman dan saling bermaafan mengingat masih suasana syawal, menandai berakhirnya kegiatan yang sarat makna tersebut.

Dengan semangat kebersamaan dan arah yang semakin jelas, PKRT Purbalingga optimistis mampu menghadapi berbagai tantangan organisasi ke depan.


Kaligondang — Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PKRT) Kecamatan Kaligondang kembali menggelar pertemuan rutin yang diikuti oleh perwakilan dari 18 desa se-Kecamatan Kaligondang. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kehangatan, sekaligus menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi antar pengurus RT.
📌 Poin Penting Kegiatan:
  • Peserta dari 18 desa se-Kecamatan Kaligondang
  • Sosialisasi Permendagri Nomor 18 Tahun 2018
  • Silaturahmi & Halal Bihalal 1447 H

Pertemuan rutin kali ini tidak hanya menjadi ajang koordinasi, tetapi juga diisi dengan materi strategis berupa sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 18 Tahun 2018. Materi tersebut disampaikan langsung oleh Bapak Misdi dari Bidang Organisasi PKRT Kabupaten Purbalingga.

Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya pemahaman regulasi bagi para Ketua RT sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat, sehingga mampu menjalankan tugas dan fungsi secara optimal sesuai ketentuan yang berlaku.

“Ketua RT memiliki peran strategis dalam pelayanan masyarakat. Pemahaman regulasi menjadi kunci dalam menjalankan tugas secara efektif dan sesuai aturan.”

Selain sesi sosialisasi, kegiatan juga dirangkai dengan acara Silaturahmi dan Halal Bihalal 1447 Hijriah. Suasana penuh kekeluargaan terasa kental saat para peserta saling bersalaman, bermaaf-maafan, dan mempererat hubungan emosional antar sesama pengurus.

Momentum ini diharapkan mampu memperkuat kebersamaan serta meningkatkan semangat pengabdian dalam melayani masyarakat.

Harapan PKRT:
Melalui kegiatan ini, PKRT Kecamatan Kaligondang menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas organisasi sekaligus menjaga nilai-nilai kebersamaan.

Diharapkan, hasil dari pertemuan ini dapat diimplementasikan secara nyata di masing-masing wilayah desa, guna mendukung terciptanya lingkungan masyarakat yang tertib, rukun, dan harmonis.

Semangat kepedulian sosial kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan sosial (bansos) dari pemerintah. Kementerian Sosial (Kemensos) mulai menyalurkan bansos reguler Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako (BPNT) untuk kuartal kedua tahun 2026.

Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PKRT) mengajak seluruh masyarakat untuk aktif mengecek status kepesertaan bansos secara mandiri agar bantuan tepat sasaran dan bermanfaat optimal.

📢 Informasi Penting:
Pencairan bansos dilakukan melalui bank Himbara dan PT Pos Indonesia. Proses pencairan dapat berlangsung bertahap sesuai kondisi di lapangan.

Cara Cek Penerima Bansos

  1. Kunjungi situs: cekbansos.kemensos.go.id
  2. Isi data wilayah sesuai e-KTP
  3. Masukkan nama lengkap
  4. Ketik kode captcha
  5. Klik tombol "Cari Data"

Sistem akan menampilkan status penerima, jenis bantuan, serta progres pencairan.

Besaran Bantuan

Program Sembako (BPNT)
  • Rp200.000 / bulan
  • Rp600.000 / triwulan
Program Keluarga Harapan (PKH)
  • Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000
  • Ibu hamil/nifas: Rp750.000
  • Anak usia 0–6 tahun: Rp750.000
  • Lansia: Rp600.000
  • Disabilitas berat: Rp600.000
  • SMA: Rp500.000
  • SMP: Rp375.000
  • SD: Rp225.000

Peran PKRT

PKRT sebagai garda terdepan memiliki peran penting dalam memastikan bansos tepat sasaran:

  • Memberikan informasi kepada warga
  • Membantu pengecekan data
  • Koordinasi jika ada ketidaksesuaian data
📌 Catatan:
Data penerima bansos kini diperbarui setiap tanggal 10 setiap bulan melalui DTSEN untuk meningkatkan akurasi dan ketepatan sasaran.

Dengan sinergi antara pemerintah dan PKRT, diharapkan penyaluran bansos berjalan lebih transparan dan tepat sasaran.

PKRT – Hadir, Peduli, dan Mengabdi untuk Masyarakat

Dipublikasikan oleh PKRT Kabupaten Purbalingga

Semangat kebersamaan dan penguatan peran kelembagaan kembali terasa hangat dalam kegiatan Pertemuan Rutin PKRT Desa Karangreja. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda rutin bulanan, melainkan menjelma menjadi ruang strategis yang mempertemukan berbagai elemen penting dalam tata kelola masyarakat desa. Hadir dalam kegiatan ini Kepala Desa beserta jajaran perangkat desa, Ketua BPD dan seluruh anggotanya, serta perwakilan dari Kantor Pos Kecamatan Karangreja dan Kantor Pos Purbalingga.

“Kekuatan desa bukan hanya pada programnya, tetapi pada kebersamaan orang-orang yang menggerakkannya.”

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bukti nyata bahwa PKRT tidak berjalan sendiri. Justru, PKRT hadir sebagai simpul penggerak yang mampu menyatukan energi kolektif demi mewujudkan pelayanan masyarakat yang lebih efektif, responsif, dan berdaya guna. Dalam suasana yang penuh keakraban, kegiatan diawali dengan pertemuan rutin yang membahas berbagai dinamika di tingkat RT, mulai dari persoalan sosial, keamanan lingkungan, hingga penguatan peran Ketua RT sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.

Momentum semakin terasa bermakna ketika kegiatan dilanjutkan dengan Halal Bihalal. Tradisi yang sarat nilai ini tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga memperkuat ikatan emosional antar pengurus dan mitra kerja. Di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks, kekompakan dan keharmonisan menjadi modal utama yang tidak ternilai harganya.

“Dari silaturahmi lahir kepercayaan, dari kepercayaan tumbuh kolaborasi, dan dari kolaborasi hadir solusi.”

Namun, yang paling mencuri perhatian adalah agenda sosialisasi kerja sama antara PKRT dengan Kantor Pos. Ini bukan sekadar kerja sama biasa, melainkan langkah strategis dalam menghadirkan layanan yang lebih dekat, cepat, dan menyentuh langsung masyarakat di tingkat bawah. Ketua RT sebagai ujung tombak di lingkungan diharapkan mampu menjadi mitra aktif dalam mendukung berbagai layanan Kantor Pos, mulai dari distribusi bantuan, layanan keuangan, hingga berbagai program pemerintah lainnya.

Kolaborasi ini membuka peluang besar bagi peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis komunitas. Ketua RT tidak lagi hanya berperan sebagai penghubung administratif, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi nyata di tengah masyarakat. Dengan dukungan Kantor Pos, berbagai layanan yang sebelumnya terasa jauh kini dapat dijangkau lebih dekat melalui sinergi yang terbangun.

“Pelayanan terbaik lahir dari sinergi, bukan dari berjalan sendiri.”

Pertemuan ini menjadi penegasan bahwa kekuatan desa terletak pada kebersamaan. Ketika pemerintah desa, lembaga masyarakat, dan institusi layanan publik berjalan seiring, maka tidak ada tantangan yang terlalu besar untuk dihadapi. Karangreja telah menunjukkan bahwa kolaborasi bukan sekadar wacana, tetapi dapat diwujudkan dalam langkah nyata.

PKRT terus berkomitmen untuk menjadi motor penggerak perubahan, menghadirkan inovasi, serta memperkuat jaringan kerja demi kesejahteraan masyarakat. Dari Karangreja, semangat itu menyala—mengirim pesan kuat bahwa pelayanan terbaik dimulai dari kebersamaan yang solid.

📅 Rabu, 8 April 2026 | 🕢 19.30 WIB
📍 Rumah Bapak Rokhim, RT 01 RW 02, Desa Serayukaranganyar, Kecamatan Mrebet

Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan begitu terasa dalam kegiatan Pertemuan Rutin PKRT Desa Serayukaranganyar, Kecamatan Mrebet, yang diselenggarakan pada Rabu, 8 April 2026. Bertempat di kediaman Bapak Rokhim (RT 01 RW 02), kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap minggu pertama dalam setiap bulan ini kembali menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan peran organisasi di tengah masyarakat.

Sebanyak 27 peserta hadir dalam kegiatan tersebut, menunjukkan komitmen dan antusiasme anggota PKRT dalam menjaga keberlangsungan organisasi. Turut hadir pula sejumlah tokoh masyarakat yang memberikan dukungan moril dan semangat kebersamaan, di antaranya Ketua MWC NU Kecamatan Mrebet, Ketua II PKRT Kecamatan Mrebet, serta Ketua RW setempat. Kehadiran para tokoh ini menjadi bukti bahwa sinergi antara organisasi dan elemen masyarakat terus terjalin dengan baik.

Agenda utama kegiatan kali ini dikemas secara istimewa melalui momentum Halal Bihalal, yang menjadi sarana saling memaafkan dan mempererat ukhuwah setelah Hari Raya Idul Fitri. Dalam suasana yang penuh keakraban, para peserta saling berjabat tangan dan berbagi kebahagiaan, memperkuat nilai-nilai persaudaraan yang menjadi fondasi utama dalam berorganisasi.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi program Kopdes Merah Putih Desa Serayukaranganyar. Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa, melalui penguatan usaha bersama dan peningkatan kesejahteraan anggota. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga peserta dapat memahami secara utuh manfaat dan mekanisme program tersebut.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PKRT Desa Serayukaranganyar kembali menegaskan perannya sebagai wadah silaturahmi, pemberdayaan, dan penggerak ekonomi masyarakat. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan mampu menjadi energi positif dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan, sekaligus memperkuat kontribusi nyata organisasi bagi kemajuan desa.

PKRT Bersatu, Masyarakat Maju!

📅 Rabu, 8 April 2026 | 🕢 19.30 WIB
📍 Rumah Bapak Janatun, RT 01 RW 03, Dusun 1, Desa Kajongan, Kecamatan Bojongsari

Dalam suasana malam yang teduh dan penuh keakraban, Pengurus PKRT Desa Kajongan kembali menggelar pertemuan rutin pada Rabu, 8 April 2026. Bertempat di kediaman Bapak Janatun, kegiatan ini berlangsung sederhana namun sarat makna, menghadirkan semangat kebersamaan yang kuat di antara para peserta yang hadir.

Pertemuan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang dialog konstruktif dalam membahas berbagai upaya pemberdayaan masyarakat. Kehadiran Ibu Sekretaris Desa Kajongan, Ibu Yayuk, serta Ibu Kepala Dusun 1, Ibu Nurmunjiah, semakin memperkuat sinergi antara PKRT dan pemerintah desa dalam membangun arah kebijakan yang berpihak pada kemajuan bersama.

Kebersamaan adalah fondasi utama dalam membangun kekuatan ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan.

Agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah sosialisasi Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang disampaikan oleh pengurus Kopdes Desa Kajongan. Program ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat struktur ekonomi masyarakat melalui prinsip gotong royong, transparansi, dan profesionalisme.

Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa Kopdes Merah Putih hadir sebagai wadah ekonomi kerakyatan yang mampu mengakomodasi potensi lokal serta membuka peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat desa. Dengan pengelolaan yang baik, koperasi ini diyakini dapat menjadi motor penggerak kesejahteraan yang berkelanjutan.

Diskusi yang berlangsung hangat dan interaktif mencerminkan tingginya antusiasme peserta. Berbagai pandangan, pertanyaan, serta harapan disampaikan sebagai bentuk partisipasi aktif dalam mendukung keberhasilan implementasi Kopdes di Desa Kajongan.

Melalui pertemuan ini, semakin terlihat bahwa kolaborasi antara PKRT, pemerintah desa, dan lembaga ekonomi masyarakat bukan sekadar wacana, melainkan langkah nyata menuju kemandirian desa. Semangat gotong royong yang terbangun diharapkan menjadi energi positif dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.

PKRT Desa Kajongan terus berkomitmen untuk hadir sebagai penggerak perubahan, menjaga nilai-nilai kebersamaan, serta menjadi bagian penting dalam mewujudkan masyarakat desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.

© 2026 PKRT Desa Kajongan

RT 01 RW 02 Desa Kabunderan, Kecamatan Karanganyar | Pertemuan Rutin Bulanan | 3 April 2026

Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali terlihat dalam kegiatan pertemuan rutin warga RT 01 RW 02 Desa Kabunderan yang dilaksanakan setiap tanggal 3 pada malam hari. Untuk bulan April ini, kegiatan berlangsung di kediaman Bapak Feri dan Ibu Kanti dengan suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.

Dari total 24 kepala keluarga, tercatat sebanyak 18 kepala keluarga hadir dalam pertemuan tersebut. Kehadiran ini menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam menjaga komunikasi dan kekompakan antar warga.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh:

  • Perwakilan pemerintah desa, yaitu Pj. Kepala Dusun 2
  • Pengurus Ranting NU Desa Kabunderan

Hasil dan Agenda Penting Pertemuan

  1. Pembelajaran Fardhu Kifayah
    Warga mendapatkan pembelajaran praktik tentang tata cara memandikan jenazah yang disampaikan melalui kerja sama dengan Pengurus Ranting NU. Kegiatan ini menjadi bekal penting bagi masyarakat dalam menjalankan kewajiban sosial keagamaan.
  2. Kerja Bhakti dan Pembangunan Jalan
    Disepakati pelaksanaan kerja bhakti untuk mendukung pembangunan jalan lingkungan dengan ukuran lebar 2 meter dan panjang 131 meter. Proyek ini direncanakan akan menggunakan Dana Desa dengan tahap awal berupa persiapan untuk pembangunan rabat beton.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara warga, pemerintah desa, dan organisasi keagamaan mampu menghadirkan manfaat besar, baik dalam aspek sosial, keagamaan, maupun pembangunan lingkungan. Diharapkan semangat gotong royong ini terus terjaga demi kemajuan Desa Kabunderan yang lebih baik.

“Dari kebersamaan lahir kekuatan, dari kepedulian tumbuh kemajuan.”

Semangat kolaborasi dan komitmen dalam membangun potensi desa kembali ditunjukkan melalui kegiatan pertemuan antara PKRT Desa Tlahab Kidul dengan Pemerintah Desa setempat yang dilaksanakan di kawasan wisata Curug Sumba, Kecamatan Karangreja. Pertemuan ini menjadi momentum strategis dalam merumuskan langkah lanjutan pengembangan kawasan wisata Curug Sumba sebagai salah satu destinasi unggulan di wilayah tersebut.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum diskusi yang produktif antara berbagai pihak terkait. Fokus utama pembahasan adalah terkait keberlanjutan pembangunan taman wisata Curug Sumba, terutama dalam rangka optimalisasi pemanfaatan dana aspirasi yang telah diterima dari Bapak Rofik Hananto selaku Anggota DPR RI.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai gagasan dan masukan konstruktif disampaikan oleh peserta yang hadir. Mulai dari penataan kawasan wisata, peningkatan sarana dan prasarana pendukung, hingga strategi pengelolaan wisata yang berkelanjutan dan berbasis pemberdayaan masyarakat lokal. PKRT sebagai bagian dari elemen masyarakat turut memberikan kontribusi pemikiran agar pengembangan wisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi warga sekitar. 

Pemerintah Desa Tlahab Kidul menyambut baik keterlibatan PKRT dalam proses perencanaan ini. Sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah desa dinilai menjadi kunci penting dalam mewujudkan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan berkelanjutan. Dengan adanya dukungan dana aspirasi dari pemerintah pusat, diharapkan pengembangan Curug Sumba dapat berjalan lebih terarah, terencana, dan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi desa.

Selain itu, pertemuan ini juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian tak terpisahkan dari pengembangan wisata alam. Curug Sumba yang memiliki keindahan alami harus tetap dijaga keasriannya agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang. Oleh karena itu, konsep pembangunan yang diusung tidak hanya berorientasi pada fisik semata, tetapi juga memperhatikan aspek konservasi dan keberlanjutan lingkungan.

Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun kesepahaman dan komitmen bersama dalam mengawal proses pembangunan taman wisata Curug Sumba ke arah yang lebih baik. PKRT Desa Tlahab Kidul berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung program-program pembangunan desa, khususnya yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Sinergi yang kuat antara masyarakat, pemerintah desa, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi fondasi utama dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

PKRT Kabupaten Purbalingga — Bersama Membangun, Bersama Menguatkan.

Cek Penerima Bansos PKH & BPNT April 2026

Informasi Resmi untuk Masyarakat

Dipublikasikan oleh PKRT Kabupaten Purbalingga | April 2026

Pemerintah melalui Kementerian Sosial kembali menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat pada bulan April 2026. Program yang disalurkan meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Informasi Penting:
Pengecekan dapat dilakukan secara mandiri melalui website resmi tanpa perlu datang ke kantor.

Langkah-Langkah Pengecekan

1️⃣ Buka website cekbansos.kemensos.go.id (klik link diatas)
2️⃣ Masukkan 16 digit Nomor Induk Kependudukan atau NIK sesuai data di KTP
3️⃣ Masukkan huruf kode yang muncul di kotak. Jika huruf kode kurang jelas, klik refresh
4️⃣ Klik Tombol "Cari Data"
5️⃣ Hasil pencarian akan menampilkan apakah Anda terdaftar sebagai penerima bantuan sosial atau tidak


Jenis Bantuan

PKH
Bantuan bersyarat bagi keluarga kurang mampu untuk meningkatkan kesejahteraan.
BPNT
Bantuan pangan dalam bentuk non tunai untuk memenuhi kebutuhan pokok.

Besaran Bansos PKH dan BPNT

Besaran bansos PKH:

  • Ibu hamil: Rp750.000 / 3 bulan
  • Anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000 / 3 bulan
  • Siswa SD: Rp225.000 / 3 bulan
  • Siswa SMP: Rp375.000 / 3 bulan
  • Siswa SMA: Rp500.000 / 3 bulan
  • Lansia (60+): Rp600.000 / 3 bulan
  • Penyandang disabilitas: Rp600.000 / 3 bulan

Besaran bansos BPNT:

Rp200.000 per bulan dalam bentuk saldo yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pangan melalui e-warong.

“Transparansi dan kemudahan akses informasi bansos menjadi kunci agar bantuan tepat sasaran.”

Catatan Penting

  • Gunakan hanya situs resmi untuk pengecekan bansos.
  • Pastikan data sesuai dengan KTP.
  • Jika belum terdaftar, ajukan melalui desa/kelurahan.
  • Waspadai informasi tidak valid atau penipuan.

Jika terdaftar sebagai penerima, bantuan akan disalurkan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

PKRT Kabupaten Purbalingga mengajak masyarakat untuk aktif memastikan bantuan sosial tepat sasaran demi mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan bersama.

PKRT Kabupaten Purbalingga
Bersama Membangun Kepedulian dan Kesejahteraan

“PKRT harus hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai kekuatan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, dengan tata kelola yang profesional dan arah gerak yang jelas.”

- Budi Rahardjo, Ketua PKRT Kabupaten Purbalingga

Momentum pasca Hari Raya Idulfitri tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan saling memaafkan, tetapi juga menjadi titik refleksi untuk memperkuat komitmen dalam membangun organisasi yang lebih solid, adaptif, dan berorientasi pada hasil.

Dalam suasana Syawal yang penuh keberkahan ini, PKRT Kabupaten Purbalingga meneguhkan arah baru di bawah kepemimpinan Budi Rahardjo. Semangat kebersamaan yang terjalin menjadi fondasi penting dalam menyusun langkah strategis yang terukur, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Fokus Strategis PKRT ke Depan:
  • Penguatan struktur organisasi yang efektif dan responsif
  • Pembenahan tata kelola berbasis profesionalisme dan akuntabilitas
  • Peningkatan peran aktif dalam pelayanan dan pemberdayaan masyarakat
  • Penguatan sinergi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan

Kepemimpinan baru tidak hanya menghadirkan harapan, tetapi juga menuntut langkah konkret yang terarah dan konsisten. PKRT berkomitmen untuk membangun sistem organisasi yang kuat, didukung oleh sumber daya manusia yang berintegritas serta budaya kerja yang kolaboratif.

Dalam kerangka tersebut, konsolidasi internal menjadi prioritas utama sebagai landasan untuk memastikan setiap program dan kebijakan berjalan secara efektif. Penataan struktur, penyempurnaan regulasi internal, serta penguatan koordinasi antar lini menjadi bagian dari strategi besar menuju organisasi yang modern dan terpercaya.

Lebih jauh, PKRT juga menempatkan peran eksternal sebagai bagian penting dalam membangun kontribusi nyata di tengah masyarakat. Melalui kemitraan strategis dan kolaborasi yang konstruktif, PKRT diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan sosial.

Arah Kebijakan Kepemimpinan:
  • Membangun organisasi yang transparan dan akuntabel
  • Mendorong budaya kerja berbasis integritas dan dedikasi
  • Mengoptimalkan peran PKRT sebagai mitra strategis pemerintah
  • Mewujudkan program kerja yang terukur dan berkelanjutan
Dengan semangat baru pasca-Lebaran, di bawah kepemimpinan Budi Rahardjo, PKRT siap melangkah lebih terarah, lebih solid, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Diharapkan seluruh elemen PKRT dapat menjaga semangat kebersamaan ini serta berperan aktif dalam setiap proses pembenahan dan pengembangan organisasi. Dengan komitmen yang kuat dan langkah yang terstruktur, PKRT Kabupaten Purbalingga optimis mampu menjadi organisasi yang semakin profesional, kredibel, dan berdaya guna.

“Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan integritas, kecepatan, dan keberpihakan kepada masyarakat. Bekerja bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi menghadirkan solusi nyata.”
— Budi Rahardjo
Ketua PKRT Kabupaten Purbalingga
Penandatanganan berita acara pelantikan pejabat administrator
Suasana pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan
Prosesi resmi disaksikan oleh jajaran pejabat dan undangan

Dalam rangka memperkuat tata kelola pemerintahan yang semakin responsif dan adaptif, Bupati Purbalingga secara resmi melantik 113 pejabat administrator (eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

Catatan PKRT:
Pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan langkah strategis dalam memperkuat struktur organisasi agar lebih efektif, adaptif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Penataan jabatan ini menjadi bagian penting dalam menjawab kebutuhan organisasi, terutama pasca penggabungan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dengan formasi yang semakin solid, diharapkan akselerasi kinerja birokrasi dapat berjalan lebih optimal dan terarah.

Proses pengisian jabatan dilakukan melalui pertimbangan matang dengan menjunjung tinggi prinsip profesionalitas, kompetensi, kinerja, dan integritas. Hal ini menjadi fondasi utama dalam membangun birokrasi yang bersih, berdaya saing, dan berorientasi pada pelayanan publik.

"Jabatan adalah amanah. Bukan sekadar posisi, tetapi tanggung jawab moral untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat."

Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya kecepatan adaptasi. Para pejabat yang dilantik diminta untuk tidak berlama-lama menyesuaikan diri, melainkan segera memahami tugas dan fungsi baru serta langsung bekerja menghadirkan solusi nyata di lapangan.

Bahkan, terdapat penegasan batas waktu penyelesaian tugas lama agar tidak menghambat percepatan kinerja di posisi baru. Hal ini menunjukkan bahwa birokrasi saat ini dituntut untuk cepat, tepat, dan berdampak.

Spirit Perubahan:
Birokrasi tidak cukup hanya bekerja, tetapi harus mampu berinovasi dan menghadirkan terobosan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Bagi PKRT, momentum ini menjadi refleksi penting bahwa penguatan sistem dan sumber daya manusia merupakan kunci utama dalam membangun organisasi yang kokoh dan berkelanjutan.

Baik dalam pemerintahan maupun organisasi kemasyarakatan, integritas, profesionalitas, dan kecepatan kerja adalah fondasi yang tidak bisa ditawar.

Penegasan PKRT:
Keberhasilan bukan diukur dari jabatan yang diemban, tetapi dari sejauh mana kebermanfaatan yang dirasakan oleh masyarakat.

Semoga pelantikan ini menjadi pemantik semangat baru bagi seluruh aparatur untuk bekerja lebih optimal, responsif, dan berdampak dalam mendukung pembangunan Kabupaten Purbalingga yang lebih maju dan sejahtera.

LINK DOWNLOAD

Karangreja, 30 Maret 2026 / 10 Syawal 1447 H

Dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan sinergitas antar pengurus Rukun Tetangga, Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PKRT) Desa Tlahab Lor kembali menggelar pertemuan rutin yang dilaksanakan pada hari Senin Legi malam Selasa Pahing, bertepatan dengan tanggal 30 Maret 2026 / 10 Syawal 1447 H.

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Bapak Riswadi Rapin selaku Ketua RT 01/10 Desa Tlahab Lor ini sekaligus dirangkaikan dengan acara Halal Bi Halal dalam suasana bulan Syawal yang penuh keberkahan.

Acara diisi dengan tausiyah oleh mubaligh muda lokal, Ustadz Ali Mansyur, yang menyampaikan pesan-pesan keagamaan tentang pentingnya menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah islamiyah, serta meningkatkan peran sosial di tengah masyarakat.

Dari total 47 Ketua RT yang ada di Desa Tlahab Lor, kegiatan ini dihadiri sekitar 50% peserta. Meskipun belum maksimal, semangat kebersamaan dan kekompakan tetap terlihat dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Tlahab Lor, Bapak Dirmanto, yang memberikan dukungan serta apresiasi atas konsistensi PKRT dalam menjaga komunikasi dan koordinasi antar Ketua RT.

"Melalui pertemuan rutin dan momentum Halal Bi Halal ini, diharapkan terbangun kebersamaan yang semakin kuat serta komitmen bersama dalam melayani masyarakat secara lebih optimal."

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget