Purbalingga – Pertemuan rutin Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PKRT) Kecamatan Purbalingga berlangsung hangat dan penuh dinamika di Balai Desa Toyareja, Sabtu (11/4/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB ini dihadiri oleh pengurus PKRT dari bebrapa desa dan kelurahan. Hadir pula Ketua Umum PKRT Kabupaten Purbalingga, Budi Rahardjo, bersama Wakil Ketua IV Imam Yulianto.
Dalam sambutannya, Budi Rahardjo yang baru sebulan menjabat menekankan pentingnya peneguhan visi besar organisasi agar seluruh gerak PKRT tetap berada di jalur yang tepat atau “On The Track”.
“Visi organisasi harus terus kita jaga agar arah perjuangan tetap jelas dan tidak keluar dari rel,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengumumkan rencana pelaksanaan kegiatan Silaturahmi & Halal Bihalal Keluarga Besar PKRT Kabupaten Purbalingga Tahun 1447 H / 2026 yang akan digelar pada Ahad, 26 April 2026 di Pendopo Bupati (Pendopo Dipokusumo).
Kegiatan tersebut direncanakan diikuti sekitar 550 peserta dari berbagai unsur, mulai dari pengurus PKRT desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten, dewan pengawas, hingga tamu undangan lainnya.
Lebih lanjut, Budi Rahardjo memaparkan arah kebijakan organisasi ke depan dengan fokus pada pembangunan sistem yang kuat, sembari tetap menyelesaikan program-program yang sempat tertunda.
“Langkah strategis yang akan kita tempuh adalah bekerja berdasarkan skala prioritas,” tambahnya.
Dialog Kritis namun Cair
Memasuki sesi dialog, suasana forum semakin hidup. Sejumlah peserta aktif menyampaikan pertanyaan dan masukan, salah satunya datang dari perwakilan PKRT Kembaran Kulon, SUHARDY YOGA OMERA, yang dikenal cukup kritis.
Pertanyaan yang disampaikan tidak hanya ditujukan kepada Ketua Umum ataupun Pengurus PKRT Kabupaten, tetapi juga kepada Ketua PKRT Kecamatan Purbalingga, TRI ANTON JOKO P. Meski demikian, semuanya dijawab, ditanggapi dan disikapi dengan sangat cair sehingga diskusi berlangsung konstruktif tanpa adanya ketegangan, bahkan justru menjadi ruang pembelajaran dan pencerahan bersama bagi seluruh peserta.
Tumbuhkan Motivasi dan Optimisme
Antusiasme peserta juga tercermin dari pernyataan Tukul dari PKRT Wirasana yang mengaku semakin termotivasi untuk tetap mengabdi sebagai Ketua RT.
“Saya semakin yakin untuk terus menjadi bagian dari PKRT yang sekarang terlihat melangkah maju dengan penuh optimisme,” ungkapnya.
Sebelumnya, peserta juga sempat menikmati hidangan soto yang disediakan panitia, menambah keakraban dalam suasana kebersamaan.
Pertemuan ditutup sekitar pukul 23.00 WIB dengan sesi foto bersama dilanjutkan saling bersalaman dan saling bermaafan mengingat masih suasana syawal, menandai berakhirnya kegiatan yang sarat makna tersebut.
Dengan semangat kebersamaan dan arah yang semakin jelas, PKRT Purbalingga optimistis mampu menghadapi berbagai tantangan organisasi ke depan.



Posting Komentar