Latest Post

 

PURBALINGGA – Para Ketua Rukun Tetangga (RT) yang tergabung dalam Paguyuban Ketua RT (PKRT) di Kabupaten Purbalingga diminta untuk mengetahui apa saja ‘PR’ atau permasalahan yang dihadapi pemerintah, baik tingkat desa maupun kabupaten. Hal itu dikemukakan oleh Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, S.E., BE.con, M.M. saat memberi sambutan acara Rapat Umum PKRT, Minggu (23/1) di Aula Kantor Kecamatan Purbalingga.

“Sebagai Ketua RT panjenengan semua juga harus paham apa sih permasalahan kita di desa dan kabupaten. Sudah hampir 2 tahun pandemi Covid melanda telah membawa dampak, angka kemiskinan di seluruh kabupaten meningkat demikian pengangguran, Ini yang jadi PR yang harus diselesaikan, tidak hanya oleh pemda tapi dengan kebersamaan seluruh elemen masyarakat termasuk Ketua RT,” kata Bupati.

Ia menambahkan pandemi Covid-19 telah menimbulkan banyak PR. Banyaknya program bantuan digelontorkan baik dari pemerintah pusat hingga desa, kerap ditemui data yang tidak tepat sasaran. Bupati PKRT ikut berperan dalam hal pendataan.

“Saya yakin bahwa yang paling ngerti dan paham di suatu wilayah siapa yang perlu dibantu dan yang tidak perlu diberi bantuan adalah Ketua RT. Segala sesuatu program pemerintah bisa efektif jika program tepat sasaran, ini hulunya dari pendataan,” ungkap Bupati.

Bupati Tiwi menegaskan, di pemerintahannya ini punya komitmen memperbaiki data khususnya data kemiskinan. Karena ini menjadi dasar pengalokasian bantuan-bantuan. Ia minta pendataan untuk bisa dikawal, jika datanya valid maka bisa jadi acuan penyelesaian permasalahan yang lain.Ketua PKRT Purbalingga, Sukamto mengungkapkan kali ini PKRT akan melaksanakan rapat umum pengurus. Yakni musyawarah bersama untuk menentukan arah program-program di tahun 2022 – 2023.

“Pertama, yang akan kami bahas adalah mengenai status PKRT untuk bisa diusahakan berbadan hukum sebagai organisasi atau yayasan. Kami juga akan melengkapi segala sesuatunya termasuk AD ART,” katanya.


Pada program kerja PKRT kali ini, pihaknya juga menggagas untuk terbentuknya Koperasi PKRT. Modal awalnya berasal dari honor PKRT yang disisihkan ke dalam iuran anggota.

“Mudah-mudahan nanti di tahun 2022 kita tidak hanya mendapatkan honor tapi juga hibah dari pemerintah Kabupaten Purbalingga,” katanya.(Gn/Humas)


Sumber :

https://www.purbalinggakab.go.id/info/ketua-rt-harus-paham-pr-di-tingkat-desa-dan-kabupaten/

 

PURBALINGGA - Bersamaan dengan kunjungan dari Tim Wasev Mabes TNI terkait program TMMD Reguler ke-110 Kodim 0702/Purbalingga, Perkumpulan Ketua Rukun Tetangga (PKRT) Kabupaten Purbalingga ikut hadir menyerahkan bantuan donasi di lokasi TMMD di Desa Tumanggal Kecamatan Pengadegan.

Ketua PKRT Kecamatan Pengadegan Warsito (68) mewakili untuk memberikan donasi secara simbolis. Ia mengatakan, kedatangannya selain mendukung program TMMD juga memberikan bantuan donasi kepada warga penyintas tanah bergerak yang tinggal di Huntara yang kebetulan letaknya tepat berada di titik nol pembangunan jalan baru TMMD, (18/3/2021).

"Secara simbolis kami serahkan donasi untuk penyintas tanah bergerak yang tinggal di Huntara ini, " tuturnya.

Di tempat yang sama Ketua BPD Tumanggal Sahri mengucapkan terima kasih atas donasi yang diberikan harapannya bisa meringkankan beban penyintas tanah bergerak yang terjadi di bulan Desember lalu.

"Terima kasih atas bantuan donasi ini, semoga bisa membantu meringankan beban warga penyintas tanah bergerak, " ucapnya.

Sumber :

https://jateng.indonesiasatu.co.id/pkrt-kabupaten-purbalingga-serahkan-donasi-di-lokasi-tmmd-desa-tumanggal

 


PURBALINGGA - Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi bakal meningkatkan insentif untuk para ketua Rukun Tetangga (RT) di Kabupaten Purbalingga. Hal itu, dilakukan karena Ketua RT merupakan ujung tombak dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga di tingkat wilayah. Hal itu diungkapkan oleh Bupati dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Purbalingga, yang digelar baru-baru ini. https://radarbanyumas.co.id/rencana-kartu-prakerja-purbalingga-dinnaker-mulai-kroscek-data-agar-tak-tumpang-tindih-butuh-regulasi-minimal-perbup/ "Nantinya, kami akan meningkatkan insentif untuk para Ketua RT. Sebab, keberadan para Ketua RT ini sangat penting di tingkat wilayah," kata ibu dari dua orang anak ini. Namun, dia belum menyebutkan berapa kenaikan insentif untuk para Ketua RT tersebut. Dia hanya menjanjikan, hal itu akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. https://radarbanyumas.co.id/pikun-nenek-asal-padamara-tersesat-di-rumah-sakit/ Sebab kebijakan tersebut merupakan salah satu program unnggulanya bersama dengan Wakil Bupati Purbalingga Sudono, lima tahun ke depan. Selain itu, dia juga mengungkapkan, ke depan Ketua RT akan dilibatkan dalam pendataan untuk program-program sosial. Sebab, menurutnya Ketua RT jauh lebih mengerti data atau kondisi di wilayahnya. "Hal ini, dilakukan agar tak ada lagi kesalahan data yang dihimpun," lanjutnya. Diketahui, Bantuan dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten seringkali tidak tepat sasaran. Sehingga, peran para ketua RT sangat penting, untuk melakukan verifikasi pendataan yang akurat dan sesuai di lapangan. Sehingga, pemberian program bantuan akan lebih tepat sasaran. Sampai saat ini, masalah data masih menjadi masalah yang mendasar. Jadi data yang diterima dan bantuan yang diterima, dari pusat maupun provinsi, itu biasanya datanya sudah ada dari pusat. Keberhasilan pendataan di Purbalingga tidak terlepas dari peran para ketua RT. Di Kabupaten Purbalinggaa ada 5.176 RT. Sehingga, total Ketua RT yang ada di Kabupaten Purbalingga juga sejumlah tersebut. Seluruh Ketua RT tersebut, sudah tergabung dalam Paguyuna Ketua RT (PKRT).

Sumber :

https://radarbanyumas.disway.id/read/24147/bupati-purbalingga-janjikan-insentif-ketua-rt-naik-total-ada-5176-ketua-rt

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget